Selasa 07 Apr 2026 20:35 WIB

MUI Minta Akses Selat Hormuz untuk Kapal Indonesia Dibuka, Ini Jawaban Dubes Iran

Iran menyebut kapal Indonesia bisa melintas aman asalkan mematuhi protokol.

Rep: Muhyiddin/ Red: Ani Nursalikah
 Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis
Foto: ist
Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis, meminta kepada pemerintah Iran untuk membuka akses bagi kapal-kapal Indonesia di Selat Hormuz sebagai bagian dari semangat persahabatan dan saling tolong-menolong antarnegara.

Hal tersebut disampaikan Kiai Cholil usai menerima kunjungan Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, di Kantor MUI, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026).

Baca Juga

Dalam pertemuan itu, Kiai Cholil secara langsung meminta agar akses bagi kapal Indonesia di Selat Hormuz dapat dibuka, terutama demi kepentingan energi nasional dan hubungan persahabatan kedua negara.

"Mengapa Indonesia kapalnya belum bisa lewat di Selat Hormuz? Apakah bisa dibantu demi kemanusiaan dan persatuan kita yang akrab? Sebaiknya barangkali kalau boleh kita minta untuk kepentingan energi kita, kepentingan di Indonesia, hubungan baik dengan Iran bisa dibuka untuk Indonesia sebagaimana kepada negara tetangga kita di Malaysia," ujar Kiai Cholil.

Merespons hal itu, Dubes Iran Mohammad Boroujerdi mengungkapkan situasi di kawasan tersebut memang sempat berdampak pada kapal-kapal Indonesia. Bahkan, beberapa di antaranya sempat terjebak akibat ketegangan geopolitik yang terjadi.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement