Rabu 01 Apr 2026 22:51 WIB

Ini Kesalahan Irak Rezim Saddam Saat Invasi Darat AS pada 2003 yang Dipelajari Iran

Iran belajar dari kesalahan Irak saat invasi AS pada 2003 lalu.

Soldiers from the 15th Marine Expeditionary Unit tear down a portrait of Saddam Hussein after American troops seized the area from Iraqi military control in Nasiriyah, Iraq, 03 April 2003. .(Issued 15 March 2023). United States led coalition forces launched a military invasion of Iraq on 19 March 2003 following former President George W. Bush, and his administration
Foto: EPA-EFE/JIM LO SCALZO
Soldiers from the 15th Marine Expeditionary Unit tear down a portrait of Saddam Hussein after American troops seized the area from Iraqi military control in Nasiriyah, Iraq, 03 April 2003. .(Issued 15 March 2023). United States led coalition forces launched a military invasion of Iraq on 19 March 2003 following former President George W. Bush, and his administration

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN— Dalam perang, doktrin-doktrin tempur diuji di lapangan, dan efektivitasnya diukur di bawah tekanan kenyataan.

Dari situ muncul pelajaran-pelajaran yang membentuk kembali pemikiran strategis, serta mendorong angkatan bersenjata untuk meninjau kembali taktik tempur dan struktur militernya dalam menghadapi ancaman.

Baca Juga

Iran telah terlibat dalam perang sengit dengan Irak sejak 1980 hingga 1988 dan berakhir dengan perjanjian gencatan senjata tanpa salah satu pihak berhasil mengalahkan yang lain.

Tentara Irak runtuh dalam waktu kurang tujuh pekan pada 2003 setelah invasi yang dipimpin oleh pasukan koalisi Amerika-Inggris.

Hal ini mendorong para pemimpin militer Iran untuk mempelajari jalannya perang tersebut guna mengambil pelajaran untuk masa depan, terutama jika mereka terlibat dalam perang melawan Amerika Serikat.

Berjudul "Mengapa Perlawanan Irak terhadap Invasi Sekutu Sangat Lemah?", buku yang diterbitkan oleh Rand Corporation pada 2007 menyoroti masa-masa awal koalisi.

Mengenai buku tersebut, Stephen Simon, mantan Direktur Urusan Timur Tengah dan Afrika Utara di Dewan Keamanan Nasional AS, mengatakan, "Rekan saya sebelumnya di Rand Corporation, Stephen T Hosmer, ditugaskan oleh Angkatan Udara untuk menganalisis penyebab runtuhnya pasukan militer Irak secara mendadak.

Dia menulis bukunya yang sangat bergantung pada wawancara dengan tawanan perang serta pejabat rezim Irak sebelumnya, dan hingga kini tetap menjadi analisis terkemuka mengenai topik tersebut."

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement