Senin 30 Mar 2026 06:06 WIB

Serangan Terbaru Iran Targetkan Infrastruktur Udara AS-Israel

Operasi ini melibatkan serangan terkoordinasi rudal dan drone oleh IRGC.

Rudal Iran (ilustrasi).
Foto: Tasnim News
Rudal Iran (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan bahwa gelombang terbaru dari operasi balasannya telah menghantam infrastruktur udara dan drone milik AS dan Israel. Selain itu, serangan balasan juga menargetkan tempat persembunyian pasukan mereka di berbagai lokasi.

IRGC mengumumkan dalam sebuah pernyataan pada Ahad (29/3/2026) bahwa gelombang ke-86 dari operasi 'True Promise 4' diluncurkan pada Ahad (29/3/2026) dini hari dalam format multi-tahap. Operasi ini melibatkan serangan terkoordinasi rudal dan drone oleh IRGC serta pasukan Angkatan Laut terhadap target-target AS dan Israel di kawasan tersebut.

Baca Juga

Menurut pernyataan itu, pada tahap pertama operasi, serangan rudal dan drone menargetkan infrastruktur operasional udara dan drone serta persediaan senjata di pangkalan-pangkalan AS, termasuk Victoria, Arifjan, dan Al Kharj.

IRGC menambahkan bahwa pada tahap-tahap berikutnya, tempat persembunyian pasukan AS dan Israel, serta elemen yang berafiliasi dengan kelompok Komala, diserang secara presisi di berbagai wilayah, termasuk Arad, Negev, Tel Aviv, Erbil, Armada Kelima AS, dan Al Dhafra.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement