Selasa 24 Mar 2026 15:48 WIB

Tepatkah Terjemahan Kalimat Takbir, Allahu Akbar?

Mengapa kalimat takbir, Allahu Akbar, diterjemahkan menjadi Allah Mahabesar?

Kaligrafi lafaz Allah
Foto: dok wiki
Kaligrafi lafaz Allah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gema takbir biasanya berkumandang pada malam dan pagi hari Idul Fitri. Takbir berarti mengucapkan kalimat Allahu Akbar.

Umat Islam di seluruh penjuru dunia amatlah akrab dengan kalimat tersebut. Setiap hari, azan shalat mengandung ujaran Allahu Akbar.

Baca Juga

Minimal, 94 kali setiap Muslim mengucapkan Allahu Akbar kala melakukan takbiratul ihram di shalat lima waktu. Ucapan itu juga merupakan untaian zikir yang amat dianjurkan.

Allahu Akbar diucapkan oleh seorang insan yang meyakini Tauhid. Hanya orang-orang yang beriman kepada Allah yang menyadari betul keagungan makna kalimat tersebut.

Di antara 99 Nama-nama yang indah (asmaul husna), adalah al-Kabiir dan al-Mutakabbir. Artinya masing-masing Zat Yang Maha Besar dan Zat Yang Maha Memiliki Keagungan.

Apa sebenarnya di balik terjemahan kalimat Allahu Akbar? Mengutip buku 8 Kalimat Al-Thayyibah: Ringan di Lisan, Berat di Timbangan Amal karya M. Fauzi Rachman, terjemahan umumnya adalah 'Allah Mahabesar.' Rachman lebih lanjut memeriksa penerjemahan itu.

Berita Lainnya

Rekomendasi