Kamis 19 Mar 2026 05:56 WIB

Kemenag akan Gelar Pantauan Hilal Penentuan Idul Fitri di 14 Titik di Jateng

Ada potensi perbedaan dalam penentuan Idul Fitri tahun ini.

Rep: Kamran Dikarma,/ Red: A.Syalaby Ichsan
Lanskap langit saat proses pengamatan hilal guna menetapkan 1 Ramadhan 1447 H di Monumen Nasional (Monas, Jakarta, Selasa (17/2/2026).  Berdasarkan pantauan di Monas,  Petugas Kanwil Kemenag DKI Jakarta menyatakan posisi hilal belum memenuhi syarat mabims karena di bawah ufuk.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Lanskap langit saat proses pengamatan hilal guna menetapkan 1 Ramadhan 1447 H di Monumen Nasional (Monas, Jakarta, Selasa (17/2/2026). Berdasarkan pantauan di Monas, Petugas Kanwil Kemenag DKI Jakarta menyatakan posisi hilal belum memenuhi syarat mabims karena di bawah ufuk.

REPUBLIKA.CO.ID,SEMARANG — Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) akan melakukan pemantauan hilal penentuan Idul Fitri 1447 Hijriah di 14 lokasi. Titik pemantauan tersebar di 14 kabupaten/kota se-Jateng. 

"Total (titik pantau hilal) 14 titik," ungkap Pelaksana Harian (Plh) Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Urais) Kemenag Jateng, Imam Buchori ketika dihubungi, Rabu (18/3/2026). 

Baca Juga

Dia menambahkan, pemantauan hilal penentuan Idul Fitri 1447 Hijriah akan dilaksanakan pada Kamis (19/3/2026). "Terkait penetapan awal Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran Idul Fitri tahun ini agar masyarakat menunggu pengumuman dari Menteri Agama setelah melaksanakan sidang Isbat awal Syawal 1447 Hijriah yang akan dilaksanakan Kamis sore, 19 Maret 2026, tentunya setelah menerima laporan baik hilal terlihat maupun tidak terlihat di wilayah paling barat Indonesia,"kata dia.

Buchori mengatakan, terdapat potensi perbedaan perayaan Idul Fitri tahun ini. "Jika ini terjadi, diharapkan masyarakat, khususnya Jawa Tengah, untuk saling menghormati dan menjaga toleransi atas perbedaan Idul Fitri yang mungkin terjadi. Hal itu guna menjaga kondusivitas di tengah masyarakat, khususnya di Jawa Tengah,"jelas dia. 

photo
Petugas Kanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta mengamati penampakan hilal guna menetapkan 1 Ramadhan 1447 H di Monumen Nasional (Monas, Jakarta, Selasa (17/2/2026). Berdasarkan pantauan di Monas, Petugas Kanwil Kemenag DKI Jakarta menyatakan posisi hilal belum memenuhi syarat mabims karena di bawah ufuk. - (Republika/Thoudy Badai)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement