Selasa 17 Mar 2026 06:19 WIB

Ketua Baznas yang Baru Dilantik Dapat Pesan Khusus Presiden Soal MBG, Begini Bunyinya

Realisasi target pengumpunan dana zakat pada Ramadhan ini mencapai 77 persen.

Rep: Fuji Eka Permana/ Red: A.Syalaby Ichsan
Presiden Prabowo Subianto (kanan) dan seorang petugas berdoa usai menyerahkan zakat di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026). Presiden bersama Wakil Presiden dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih melakukan pembayaran zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Presiden Prabowo Subianto (kanan) dan seorang petugas berdoa usai menyerahkan zakat di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026). Presiden bersama Wakil Presiden dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih melakukan pembayaran zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang baru dilantik, Sodik Mudjahid mengungkapkan, Presiden RI Prabowo Subianto sempat mengingatkan kepadanya bahwa zakat tidak boleh digunakan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam diskusi bertajuk "Zakat Menguatkan Indonesia" di Jakarta, Senin (16/3/2026), Sodik mengaku, dia mendapatkan mandat khusus dari Presiden RI tak lama setelah ditetapkan menjadi Ketua Baznas RI.

"Sodik, kamu bantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan, bantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan. Tapi aku tahu, bahwa zakat itu ada asnaf-asnafnya (orang yang berhak menerimanya)," kata dia mengutip perkataan Presiden Prabowo.

Baca Juga

Sodik melanjutkan, Prabowo menginginkan Baznas dapat hadir dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai programnya, namun tidak untuk MBG karena terdapat pihak yang tidak termasuk ke dalam asnaf penerima zakat.

Ia menyebutkan Kepala Negara memiliki komitmen yang kuat dalam menyejahterakan masyarakat, termasuk salah satunya melalui instrumen zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Ameera Network (@ameeranetwork)

"Saya bukan hanya melihat dan mendengarkan, tapi merasakan sekali bagaimana komitmennya terhadap rakyat-rakyat kecil itu dan bagaimana komitmennya Pak Prabowo terhadap menjaga aset negara betul-betul untuk rakyat kita,"ujar Sodik.

Dalam kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Deputi IV Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Adita Irawati menyatakan zakat memiliki peran strategis dalam mendukung upaya pemerintah mengurangi kemiskinan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Zakat itu suatu hal yang memang kewajiban bagi umat Muslim, tapi jangan lupa bahwa zakat ini juga bisa menjadi instrumen penting dalam membangun keadilan sosial dan memperkuat solidaritas kebangsaan,"kata dia.

photo
Nisab Zakat Penghasilan 2026 Ditetapkan Rp7,6 Juta - (Tim infografis)

 

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement