Ahad 15 Mar 2026 15:40 WIB

Mengapa Zakat Disebut Sedekah Dalam Alquran?

Alquran mengistilahkan zakat sebagai sedekah.

Warga membayar zakat fitrah di Unit Pelayanan Zakat (UPZ) Masjid istiqlal, Jakarta. Ilustrasi zakat.
Foto: Republika
Warga membayar zakat fitrah di Unit Pelayanan Zakat (UPZ) Masjid istiqlal, Jakarta. Ilustrasi zakat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menunaikan zakat adalah salah satu rukun Islam. Dalam Alquran, amalan ini kadang kala disebut sebagai sedekah (shadaqah).

Bahkan, Imam al-Mawardi (972-1058) berkata, "Sedekah adalah zakat. Zakat adalah sedekah. Keduanya adalah nama untuk hal yang sama" (lihat Al-Ahkam as-Sultaniyah, Bab 11).

Baca Juga

Mengapa zakat disebut sebagai sedekah? Penjelasan terkait ini dapat ditemukan dalam buku Fiqh Az-Zakah karya Syekh Yusuf al-Qaradhawi.

Allah SWT berfirman:

خُذْ مِنْ اَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيْهِمْ

"Ambillah zakat dari harta mereka (guna) menyucikan dan membersihkan mereka" (QS at-Taubah [9]: 103).

Dalam surah yang sama, Allah SWT juga berfirman:

وَمِنْهُمْ مَّنْ يَّلْمِزُكَ فِى الصَّدَقٰتِۚ

"Di antara mereka ada yang mencela engkau (Nabi Muhammad) dalam hal (pembagian) sedekah-sedekah (zakat atau rampasan perang)" (QS at-Taubah [9]: 58).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement