Kamis 12 Mar 2026 09:41 WIB

Libur Idul Fitri di Kuwait Dimulai 19 Maret 2026, Ini Skenarionya Jika Ramadhan 29 atau 30 Hari

Kabinet menetapkan dua skenario libur Idul Fitri yang bergantung penampakan bulan.

Kurma yang diisi deengan kacang-kacangan dan isian lain dipajang di sebuah toko di Kuwait City, Kuwait, 1 April 2023. Kurma dengan variasi jenisnya selalu tersedia dan jadi favorit selama Ramadhan.
Foto: Kuwait Times/Yasser Al-Zayyat
Kurma yang diisi deengan kacang-kacangan dan isian lain dipajang di sebuah toko di Kuwait City, Kuwait, 1 April 2023. Kurma dengan variasi jenisnya selalu tersedia dan jadi favorit selama Ramadhan.

REPUBLIKA.CO.ID, KUWAIT CITY -- Kabinet Kuwait telah mengumumkan jadwal libur resmi Idul Fitri. Tanggal libur tersebut bergantung pada lamanya bulan suci Ramadhan, lapor KUNA.

Dilansir di Times Kuwait, Selasa (10/3/2026), menurut pengumuman tersebut, jika Ramadhan berlangsung selama 30 hari, libur akan berlangsung dari Kamis (19/3/2026) hingga Senin (23/3/2026). Kantor pemerintah dan lembaga publik akan kembali beroperasi pada Selasa (24/3/2026).

Baca Juga

Namun, jika Ramadhan berlangsung selama 29 hari, libur akan berlangsung dari Kamis (19/3/2026) hingga Ahad (22/3/2026). Aktivitas kerja akan dilanjutkan pada Senin (23/3/2026).

Durasi libur akhir akan dikonfirmasi berdasarkan hasil rukyatul hilal resmi yang menandai berakhirnya Ramadhan dan dimulainya Idul Fitri.

Sementara itu, di Indonesia, pemerintah biasanya menetapkan libur Idul Fitri mengikuti keputusan sidang isbat yang digelar Kementerian Agama. Berdasarkan kalender Hijriyah pemerintah, Idul Fitri diperkirakan jatuh pada 21-22 Maret 2026, meski tanggal pastinya masih menunggu hasil sidang isbat. Kementerian Agama dijadwalkan menggelar sidang isbat Idul Fitri pada 19 Maret 2026.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

Sumber: Times Kuwait

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement