Rabu 04 Mar 2026 15:56 WIB

Republika Luncurkan Aiman & Aisha, AI Islami Berlandaskan Arsitektur Moral Alquran

Kehadiran Aiman & Aisha dimaknai sebagai upaya menjaga kedaulatan digital.

Rep: Muhyiddin/ Red: Muhammad Hafil
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria (tengah), Pemimpin Redaksi Republika Andi Muhyiddin (keempat kiri), Direktur Republika Rangga Danu Prasetyo (ketiga kiri), Sekjen Kementerian Agama, Kamaruddin Amin (kedua kiri), Direktur Lazismu (kiri), Sekretaris PP Muhammadiyah, Izzul Muslimin (keempat kanan), Kepala Badan Pengurus Lazismu, Ahmad Imam Mujadid Rais (ketiga kanan), Head of Partner Management Byteplus Indonesia, Mochamad Galih (kanan) dan CEO MahakaX Ronny W. Sugiadha (kanan) berfoto bersama usai melakukan seremoni Grand Launching Aiman Aisha di Perpustakaan Nasional RI, Jakarta, Rabu (4/3/2026). Republika secara resmi meluncurkan platform kecerdasan buatan (AI) keislaman bernama Aiman dan Aisha. Mengusung tema When Faith Meets Technology: Designing AI with Moral Architecture, acara ini menjadi tonggak baru dalam upaya menjaga kedaulatan digital umat, dengan menghadirkan teknologi yang tidak hanya canggih, tetapi juga berarsitektur moral. Platform inovatif ini juga didukung oleh BytePlus sebagai mitra teknologi strategis. 
Foto: Republika/Thoudy Badai
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria (tengah), Pemimpin Redaksi Republika Andi Muhyiddin (keempat kiri), Direktur Republika Rangga Danu Prasetyo (ketiga kiri), Sekjen Kementerian Agama, Kamaruddin Amin (kedua kiri), Direktur Lazismu (kiri), Sekretaris PP Muhammadiyah, Izzul Muslimin (keempat kanan), Kepala Badan Pengurus Lazismu, Ahmad Imam Mujadid Rais (ketiga kanan), Head of Partner Management Byteplus Indonesia, Mochamad Galih (kanan) dan CEO MahakaX Ronny W. Sugiadha (kanan) berfoto bersama usai melakukan seremoni Grand Launching Aiman Aisha di Perpustakaan Nasional RI, Jakarta, Rabu (4/3/2026). Republika secara resmi meluncurkan platform kecerdasan buatan (AI) keislaman bernama Aiman dan Aisha. Mengusung tema When Faith Meets Technology: Designing AI with Moral Architecture, acara ini menjadi tonggak baru dalam upaya menjaga kedaulatan digital umat, dengan menghadirkan teknologi yang tidak hanya canggih, tetapi juga berarsitektur moral. Platform inovatif ini juga didukung oleh BytePlus sebagai mitra teknologi strategis. 

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di tengah percepatan transformasi digital, sebuah ikhtiar strategis untuk menghadirkan teknologi yang berpijak pada nilai-nilai agama resmi diluncurkan. Bertempat di Auditorium Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta pada Rabu (4/3/2026), Republika menggelar Grand Launching platform kecerdasan buatan (AI) keislaman bernama Aiman & Aisha. 

Mengusung tema “When Faith Meets Technology: Designing AI with Moral Architecture”, acara ini menjadi tonggak baru dalam upaya menjaga kedaulatan digital umat, dengan menghadirkan teknologi yang tidak hanya canggih, tetapi juga berarsitektur moral. Platform inovatif ini juga didukung oleh BytePlus sebagai mitra teknologi strategis. 

Baca Juga

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif Republika. Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk adaptasi progresif industri media nasional dalam menghadapi gelombang transformasi digital.

Lebih dari sekadar inovasi, Aiman & Aisha adalah representasi nyata bagaimana kecerdasan buatan dapat dirancang khusus untuk mendukung ekosistem konten keislaman yang terkurasi.

“Kehadiran Aiman & Aisha ini harus kita maknai sebagai upaya menjaga kedaulatan digital kita, di mana kecerdasan buatan dibangun di atas referensi yang kuat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujar Nezar Patria. 

photo
Infografis Hal yang Membatalkan Puasa Ramadhan - (Republika)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement