Rabu 04 Mar 2026 10:21 WIB

Drone Kembali Hantam Konsulat AS di Dubai, Kedubes Amerika di Timur Tengah Lumpuh

Enam personel militer AS tewas setelah perang pecah Sabtu lalu.

Asap hitam tebal mengepul ke udara di atas pelabuhan Jebel Ali setelah terkena puing-puing dari rudal Iran yang dicegat, di Dubai, Uni Emirat Arab, Ahad (1/3/2026). Iran melancarkan serangan udara balasan di wilayah tersebut menyusul operasi militer gabungan Israel-AS sebelumnya yang menargetkan beberapa lokasi di seluruh Iran pada dini hari tanggal 28 Februari 2026.
Foto: EPA
Asap hitam tebal mengepul ke udara di atas pelabuhan Jebel Ali setelah terkena puing-puing dari rudal Iran yang dicegat, di Dubai, Uni Emirat Arab, Ahad (1/3/2026). Iran melancarkan serangan udara balasan di wilayah tersebut menyusul operasi militer gabungan Israel-AS sebelumnya yang menargetkan beberapa lokasi di seluruh Iran pada dini hari tanggal 28 Februari 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI — Serangan pesawat nirawak (drone) yang diduga diluncurkan oleh militer Iran menghantam area parkir Konsulat Amerika Serikat (AS) di Dubai, Selasa (3/3/2026). Insiden ini memicu kebakaran hebat dan kepulan asap hitam di tengah gelombang serangan balasan Teheran atas kematian Pemimpin Tertinggi Ayatollah Sayyed Ali Khamenei.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio,mengonfirmasi bahwa seluruh personel diplomatik dalam kondisi selamat. Meski demikian, ia menegaskan bahwa fasilitas diplomatik AS kini berada di bawah serangan langsung dari rezim Iran.

Baca Juga

"Sebuah drone menghantam tempat parkir yang berdekatan dengan gedung kanselir dan memicu kebakaran. Kami beruntung tidak ada korban jiwa, namun kami mulai menarik personel hingga ke level minimum (bare bones)," ujar Rubio kepada wartawan pada Selasa sore, seperti dilansir dari Time.com.

Penutupan massal

Ditutupnya Kedutaan Besar Serangan di Dubai terjadi hanya beberapa jam setelah Kedutaan Besar AS di Riyadh, Arab Saudi, mengalami insiden serupa. Menanggapi situasi keamanan yang memburuk, Departemen Luar Negeri AS mengambil langkah drastis dengan menutup tanpa batas waktu kantor kedutaan di Arab Saudi, Kuwait, dan Lebanon.

Hingga saat ini, enam personel militer AS dilaporkan tewas sejak konflik pecah pada Sabtu lalu. Sementara itu, media pemerintah Iran mengeklaim jumlah korban tewas di pihak mereka telah mencapai sedikitnya 780 jiwa akibat agresi gabungan AS-Israel.

photo
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio. - (EPA-EFE/CRISTOBAL HERRERA-ULASHKEVICH )

 

 

Berita Lainnya

Rekomendasi