Selasa 24 Feb 2026 17:53 WIB

KBRI Teheran Siaga 1, Rencana Evakuasi WNI Disiapkan

Sebanyak 16 kapal perang dengan 40 ribu personel disiapkan AS.

Warga Iran berjalan di samping papan reklame bertuliskan Iran Tanah Air Kami di Lapangan Enqelab di Teheran, Iran, 13 Januari 2026.
Foto: EPA/ABEDIN TAHERKENAREH
Warga Iran berjalan di samping papan reklame bertuliskan Iran Tanah Air Kami di Lapangan Enqelab di Teheran, Iran, 13 Januari 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan, KBRI Teheran terus memantau kondisi Warga Negara Indonesia (WNI) di Iran di tengah eskalasi ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS). Pihak KBRI bahkan telah menyiapkan opsi evakuasi apabila diperlukan.

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah, meski menurut pantauan situasi di Teheran dan kota-kota lainnya didapati situasi saat ini masih kondusif, status keamanan Siaga 1 yang diberlakukan Kemlu RI untuk Iran sejak Juni 2025 masih tetap berlaku.

Baca Juga

“Semua rencana kontingensi tetap disiapsiagakan, termasuk berbagai opsi jalur evakuasi apabila dibutuhkan,” kata Heni melalui pernyataan tertulis  di Jakarta, Senin (23/2/2026).

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

Ia menyampaikan, dalam upaya pemantauan keselamatan WNI di Iran, KBRI Teheran secara rutin menjalin komunikasi aktif dengan para WNI. Hingga saat ini, KBRI Teheran belum menerima laporan adanya WNI yang menghadapi ancaman baik secara langsung maupun situasi yang membahayakan keselamatan.

Meski demikian, WNI diminta untuk terus waspada dan menjaga komunikasi dengan KBRI.“Kepada seluruh WNI di Iran diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan, turut memantau perkembangan situasi terkini, serta menjalin komunikasi dengan KBRI Teheran,” papar diplomat senior tersebut.

Ketegangan antara AS dan Iran belum kunjung reda meski kedua negara berkomitmen melanjutkan perundingan bilateral secara tak langsung ke babak baru pada Maret mendatang.

photo
Para pengunjuk rasa berdemonstrasi di Teheran, Iran, Sabtu (10/1/2026). Protes nasional dimulai pada akhir Desember di Pasar Besar Teheran sebagai tanggapan terhadap memburuknya kondisi ekonomi. - (ZUMA Press Wire via Reuters)

 

Berita Lainnya

Rekomendasi