Kamis 19 Feb 2026 10:35 WIB

Ramadhan Datang Membawa Cahaya Bagi Hati yang Ingin Berubah

Bersama datangnya Ramadhan, harapan tumbuh lebih kuat dari sebelumnya.

Ilustrasi semarak Ramadhan.
Foto: Republika/Prayogi
Ilustrasi semarak Ramadhan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menjelang Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, berbagai daerah di Indonesia bersiap menyambut bulan suci dengan cara yang beragam, namun memiliki semangat yang sama: memperkuat kepemimpinan, memberdayakan masyarakat, serta menjaga ketertiban agar ibadah dapat berlangsung dengan khusyuk dan bermakna.

Di Sulawesi Selatan, Pemerintah Provinsi menggelar Ramadhan Leadership Camp yang akan diikuti 100 kepala sekolah se-Sulsel. Kegiatan ini berlangsung pada 22–28 Februari 2026 di Asrama Haji Sudiang, Makassar.

Baca Juga

Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Iqbal Nadjamuddin, menjelaskan bahwa keterlibatan kepala sekolah dalam kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kualitas kepemimpinan pendidikan. Pada dasarnya, kepala sekolah memang seorang guru yang mendapat penugasan tambahan. Namun dalam praktiknya, mereka adalah pimpinan manajerial yang bertanggung jawab atas arah, tata kelola, dan integritas lembaga pendidikan.

Karena itu, peningkatan kapasitas kepemimpinan dinilai sangat penting. Program yang digagas melalui kebijakan Gubernur ini dirancang sebagai retreat sekaligus leadership camp guna memperkuat kompetensi, integritas, serta karakter pejabat lingkup Pemprov Sulsel selama Ramadhan.

Salah satu materi krusial yang akan diberikan kepada peserta adalah pengelolaan keuangan sekolah, terutama Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Mengingat kepala sekolah memegang tanggung jawab atas pengelolaan dana tersebut, pemahaman mengenai tata kelola yang akuntabel dan sesuai regulasi menjadi hal mendasar. Selain itu, peserta juga akan dibekali pemahaman tentang aturan pemerintahan, mitigasi persoalan administrasi, hingga pencegahan risiko hukum dalam pengelolaan keuangan dan administrasi sekolah.

Selama tujuh hari pelaksanaan, para kepala sekolah akan mengikuti ceramah umum dan sesi penguatan kebijakan strategis nasional dengan menghadirkan menteri, pimpinan lembaga negara, unsur Forkopimda Sulsel, perwakilan BPK RI Perwakilan Sulsel, akademisi, hingga praktisi hukum. Harapannya, Ramadhan Leadership Camp ini tidak hanya melahirkan pimpinan pendidikan yang kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas, karakter, dan akhlak kepemimpinan yang kuat dalam mendukung tata kelola pemerintahan serta pelayanan publik.

Dari Sulawesi Selatan, semangat Ramadhan juga terasa di Tangerang, Banten. Pemerintah Kota Tangerang bersama DKM Masjid Raya Al-A'zhom menyelenggarakan “Ramadan Al-A’zhom Festival” yang berlangsung mulai 18 Februari hingga 18 Maret 2026.

Festival ini mengusung tema “Ramadan Seru, Berkah Nomor Satu” dan bertujuan mentransformasi kawasan Masjid Raya Al-A’zhom menjadi pusat syiar Islam, edukasi, sekaligus pemberdayaan ekonomi umat. Ketua pelaksana, Malkan, menyampaikan bahwa masjid diharapkan menjadi pusat peradaban dan penggerak ekonomi melalui bazar Ramadan yang melibatkan puluhan UMKM lokal serta berbagai perlombaan seni Islami bagi generasi muda.

Persiapan tahun ini disebut dilakukan lebih matang dengan mengedepankan kenyamanan jamaah serta optimalisasi potensi lokal. Selain rangkaian ibadah harian dan peringatan hari besar Islam, festival ini menghadirkan program edukasi, kompetisi generasi muda, layanan pengelolaan zakat secara profesional, hingga pusat perbelanjaan melalui bazar Ramadan.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement