REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV— Lembaga penyiaran Israel melaporkan persiapan telah dimulai untuk kedatangan ribuan tentara Indonesia ke Jalur Gaza untuk bekerja dalam pasukan stabilisasi internasional, yang termasuk dalam rencana Presiden AS Donald Trump untuk mengakhiri perang Israel di Gaza.
Radio Israel, dikutip Aljazeera, Selasa (10/2/2026), mengatakan dalam laporannya pada Senin kemarin, persiapan di lapangan untuk menampung tentara Indonesia di Gaza, yang akan digabungkan ke dalam pasukan stabilisasi internasional, telah dimulai.
Tanggal kedatangan pasukan tersebut belum ditentukan, tetapi pasukan asing pertama yang diperkirakan akan tiba di Gaza adalah dari Indonesia.
Badan tersebut menjelaskan, sebuah wilayah di selatan Jalur Gaza, antara kota Rafah dan Khan Yunis, telah disiapkan untuk menerima pasukan Indonesia.
Komisi tersebut mengutip sumber-sumber terpercaya yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan bahwa daerah yang ditentukan sudah siap, tetapi proses persiapan bangunan dan tempat tinggal di sana akan memakan waktu beberapa pekan.
"Jumlah tentara Indonesia diperkirakan beberapa ribu orang, dan sudah ada diskusi dengan Jakarta tentang rencana awal untuk mengirim pasukan Indonesia dan cara mengangkut mereka ke Gaza," lanjut badan itu.
Belum ada komentar langsung dari Indonesia atau pimpinan pasukan internasional tentang laporan badan Israel itu.




