Kamis 29 Jan 2026 14:36 WIB

Presiden Dijadwalkan Hadiri Upacara Penutupan Diklat Petugas Haji 2026

Wamenhaj dipastikan akan menjadi komandan upacara penutupan.

Rep: Fernan Rahadi/ Red: A.Syalaby Ichsan
Presiden Prabowo Subianto bersiap memimpin pelantikan keanggotaan Dewan Energi Nasional di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/1/2026). Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik 16 anggota Dewan Energi Nasional periode 2026–2030 yang berasal dari unsur pemerintah dan pemangku kepentingan.
Foto: Republika/Prayogi
Presiden Prabowo Subianto bersiap memimpin pelantikan keanggotaan Dewan Energi Nasional di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/1/2026). Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik 16 anggota Dewan Energi Nasional periode 2026–2030 yang berasal dari unsur pemerintah dan pemangku kepentingan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan menghadiri upacara penutupan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026, Jumat (30/1/2026).

Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf berharap Presiden benar-benar bisa hadir pada upacara yang akan digelar di Lapangan Makodau 1, Halim Perdana Kusuma, Jakarta.

Baca Juga

"Alhamdulilah, 20 hari ternyata singkat, hampir selesai. Jadi kita berdoa, bersyukur pada Allah diklatnya selesai dan kita berharap akan ditutup oleh Presiden (Prabowo)," kata Gus Irfan kepada awak Media Center Haji (MCH) di Lapangan Makodau, Kamis (29/1/2026) pagi.

"Upacara penutupan (akan) seperti upacara-upacara biasa. Dan kita berharap ada keistimewaannya (yakni) ditutup oleh Pak Presiden. Itu harapan kami," kata Gus Irfan menambahkan.

Meskipun demikian, kehadiran orang nomor satu Indonesia tersebut belum bisa dipastikan sepenuhnya. Meskipun demikian, pada Rabu (28/1/2026) malam terdapat Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang telah mengecek Lapangan Makodau. "Tadi malam tim dari protokol sudah mengecek lapangan. Tetapi kepastian hadir atau tidaknya tergantung besok pagi," kata Gus Irfan.

Sejak sebelumnya, Irfan menegaskan bahwa Diklat PPIH Arab Saudi 2026 yang berformat semi-militer tahu ini merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto. Oleh karena itu, bahwa kegagalan penyelenggaraan haji tahun ini akan menjadi kegagalan salah satu program Presiden. "Anda (para petugas haji) gagal berarti salah satu program Presiden Prabowo gagal. Oleh karena itu tidak boleh ada kata gagal di sini," ujar Gus Irfan.

photo
Menteri Haji dan Umrah Irfan Yusuf. - (ANTARA/Livia Kristianti)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement