Senin 26 Jan 2026 16:58 WIB

Lantik Pengurus di Papua, Ketua IKADI: Dakwah Bukan Menebar Benci, Tapi Membangun Harmoni

Allah SWT mengingatkan Rasul-Nya tentang pentingnya berdakwah dengan lemah lembut.

Rep: Fuji Eka Permana/ Red: A.Syalaby Ichsan
Ketua Umum Ikadi KH Dr. Ahmad Kusyairi Suhail
Foto: IKADI
Ketua Umum Ikadi KH Dr. Ahmad Kusyairi Suhail

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA— Ketua Umum Ikatan Dai Indonesia (Ikadi), KH Ahmad Kusyairi Suhail, menegaskan, dai atau juru dakwah memiliki peran strategis dalam membangun harmoni sosial di tengah masyarakat, bukan menyebarkan kebencian terhadap individu maupun kelompok tertentu.

Penegasan tersebut disampaikannya saat pelantikan Pengurus Wilayah Ikadi Provinsi Papua Barat Daya di Gedung Asrama Haji, Papua Barat Daya, Sabtu(24/1/2026).

Baca Juga

Acara pelantikan yang dihadiri para pejabat pimpinan kota, provinsi, elemen masyarakat, dan perwakilan kepolisian serta TNI ini dilanjutkan dengan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) bertema “Optimalisasi Kontribusi dan Peran Ikadi dalam Mewujudkan Dakwah Islam Rahmatan Lil ‘Alamin untuk Menghadirkan Kehidupan Harmoni.”

Tema tersebut menegaskan arah gerak Ikadi dalam memperkuat dakwah yang moderat dan berorientasi pada kerukunan sosial.

Kiai Kusyairi yang juga Dosen Fakultas Dorasat Islamiyah (FDI) UIN Syarif Haidayatullah Jakarta mengatakan, visi Ikadi adalah menjadi ormas Islam perekat umat dan bangsa melalui dakwah Islam rahmatan lil 'alamin dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Sehingga para dai dalam menjalankan misi mulia dakwahnya harus membina bukan menghina, mengajak bukan mengejek, merangkul bukan memukul, itulah yang dimaksud dengan menjadi perekat umat dan bangsa,"kata dia.

photo
Warga Komunitas Firdaus Asso Muslim Pegunungan Tengah Papua berbuka puasa bersama karyawan OJK Papua dan Papua Barat di Angkasapura, Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua, Selasa (12/4/2022). - (ANTARA/Indrayadi TH)

 

 

Berita Lainnya

Rekomendasi