Ahad 25 Jan 2026 21:20 WIB

BPKH Siapkan Pembayaran Penyelenggaraan Haji 2026

BPKH sudah siapkan dari sisi liquiditas untuk pembayaran yang berbasis tiga mata uang

Kabah (ilustrasi)
Foto: RepublikaTV/Sadly Rachman
Kabah (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Fadlul Imansyah menyatakan kesiapan liquiditas untuk pembayaran penyelenggaraan ibadah haji 2026.

"Kami sudah koordinasi dengan Kemenhaj sejak akhir tahun lalu untuk jadwal pembayaran secara bertahap atas haji 2026. Jadwql yang sudah tertera dr surat Kemenhaj dimulai sejak akhir Desember 2025 hingga Juli 2026," ujar Fadlul saat acara BPKH Annual Media Outlook 2026 di Yogyakarta, Sabtu (24/1/2026).

Baca Juga

Menurut Fadlul, BPKH sudah siapkan dari sisi liquiditas untuk pembayaran yang berbasis tiga mata uang yakni rupiah, saudi riyal, dolar AS.

"Alhamdulillah sudah antisipasi kurs yang fluktuatif dan siapkan sesuai dlm bntuk sesuai dengan masing-masing mata uang. Sehingga menjadi basis bagi kita meningkatkan kualitas pelayanan haji," ujar Fadlul.

Fadlul jugq mengatqkan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tidak berdampak signifikan terhadap pembiayaan ibadah haji 2026.

Dia mengatakan asumsi kurs yang digunakan dalam perencanaan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) masih berada di level Rp 16.500 per dolar AS. 

“Kalau dari kami, asumsi kurs yang digunakan memang Rp16.500. Alhamdulillah, tim keuangan BPKH sudah bergerak cepat sejak tahun lalu dengan mengumpulkan kebutuhan dalam mata uang dolar AS,” ujar Fadlul.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement