Jumat 23 Jan 2026 23:26 WIB

Kapal Induk AS Menuju Timteng, 5 Fakta Ini Jelaskan Mengapa Perang AS-Iran Sangat Mungkin Terjadi

Iran tegaskan akan melawan jika diserang.

Kapal induk USS Abraham Lincoln. Kapal pembawa pesawat tempur itu dilaporkan tiba di Timur Tengah pada Akhir Januari 2026.
Foto: Dok Angkatan Laut AS
Kapal induk USS Abraham Lincoln. Kapal pembawa pesawat tempur itu dilaporkan tiba di Timur Tengah pada Akhir Januari 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON— Dua pejabat Amerika Serikat pada Kamis (22/1/2026) menegaskan bahwa sekelompok kapal induk Amerika Serikat dan aset militer lainnya akan tiba di Timur Tengah dalam beberapa hari mendatang.

Hal ini terjadi di tengah kesiapan Israel terhadap kemungkinan serangan militer Amerika Serikat terhadap Iran dalam beberapa pekan ke depan, menurut surat kabar Israel Hayom.

Baca Juga

Presiden AS Donald Trump mengatakan ada kekuatan besar yang bergerak menuju Iran dan bahwa dirinya mengamati situasi di negara itu dengan cermat.

Trump kembali mengancam Iran pada Rabu lalu saat berpartisipasi dalam Forum Ekonomi Dunia di Davos dan mengatakan dia berharap tidak ada tindakan militer tambahan yang diambil terhadap Teheran, namun pada saat yang sama menegaskan bahwa Amerika Serikat akan bertindak jika Iran melanjutkan program nuklirnya.

Dalam wawancara dengan jaringan CNBC, dia menegaskan Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir.

Berikut ini sejumlah fakta terkait dengan perkembangan konflik AS dan Iran, dikutip dari Aljazeera, Jumat (23/1/2026).

Pertama, kapal perang Amerika

Kapal perang Amerika, termasuk kapal induk "USS Abraham Lincoln", beberapa kapal perusak, dan pesawat tempur, bergerak dari kawasan Asia dan Pasifik pekan lalu.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement