Selasa 20 Jan 2026 08:49 WIB

Mampu Memediasi Konflik Lain, 'Dewan Perdamaian Trump' Bisa Saingi PBB

Komposisi Dewan Eksekutif Pendiri dikritik karena tidak ada figur dari Palestina.

Presiden AS Donald Trump dan Ibu Negara Melania Trump meninggalkan Gedung Putih di Washington, D.C. pada 25 November 2025.
Foto: Xinhua/Hu Yousong
Presiden AS Donald Trump dan Ibu Negara Melania Trump meninggalkan Gedung Putih di Washington, D.C. pada 25 November 2025.

REPUBLIKA.CO.ID,WASHINGTON — Inisiatif Dewan Perdamaian yang digagas Presiden Amerika Serikat (AS) Donald J Trump disebut dapat menjadi pesaing bagi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan terlibat dalam mediasi konflik global lainnya, menurut salinan piagam internal yang dilihat Middle East Eye.

Pada awalnya, Dewan Perdamaian dirancang sebagai bagian dari upaya Trump menciptakan kerangka tata kelola baru untuk Jalur Gaza yang hancur akibat genosida Israel yang berlangsung selama dua tahun. Meski demikian, teks piagam—yang sama sekali tidak menyebutkan wilayah Palestina tersebut—justru menyerukan dewan pembangun perdamaian internasional yang lebih lincah dan efektif. Naskah itu mengisyaratkan cakupannya bisa jauh lebih luas.

Baca Juga

"Dewan Perdamaian adalah organisasi internasional yang bertujuan mempromosikan stabilitas, mengembalikan tata kelola yang dapat diandalkan dan sah, serta menjamin perdamaian abadi di wilayah yang terdampak atau terancam konflik,"jelas piagam tersebut.

"Perdamaian yang berkelanjutan membutuhkan penilaian pragmatis, solusi berdasar nalar sehat, dan keberanian untuk meninggalkan pendekatan serta lembaga yang terlalu sering gagal," tambah dokumen itu.

photo
Internally displaced Palestinians move between the ruins of destroyed buildings at Al Rashid road in the west of Gaza City on, 06 January 2026, amid a ceasefire between Israel and Hamas. Around 1.9 million people in Gaza, nearly 90 percent of the population, have been displaced since the Israel-Hamas conflict began in October 2023, according to the UN. - (EPA/MOHAMMED SABER)

 

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi