Senin 22 Dec 2025 06:57 WIB

Innalillahi, Tokoh Masjid Jogokariyan Ustaz Jazir ASP Wafat

Ustaz Jazir dikenal luas sebagai aktivis penggerak kemaslahatan masjid.

Tokoh Masjid Jogokariyan, Yogyakarta, Ustaz HM Jazir ASP
Foto: dok. Republika

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kabar duka datang dari Yogyakarta. Tokoh umat Islam yang juga pengurus Masjid Jogokariyan Yogyakarta, Ustaz Jazir ASP, wafat pada dini hari ini, sekira pukul 03.00 WIB di Yogyakarta, DIY.

Berita ini dikonfirmasi oleh Ustaz Dr Syakir Jamaluddin. Menurut dosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ini, Ustaz Jazir meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RS PKU Muhammadiyah, Yogyakarta.

Baca Juga

"Innalillahi wa inna ilayhi rojiun. Tokoh umat, pelaku sejarah perjuangan, dan inisiator pemakmuran Masjid Jogokariyan, Ustaz Jazir ASP telah dipanggil oleh Yang Maha Mengasihi, Allah SWT, pada hari Senin, 22 Desember 2025 sekitar jam 03.00 di RS PKU Muhammadiyah," kata Ustaz Syakir dalam pesan singkat WhatsApp yang sudah dikonfirmasi Republika dari Jakarta pada Senin (22/12/2025) pagi.

"Ya Allah, ampuni dan sayangi dia, dan masukkan dia dalam surga-Mu, aamiin," sambung Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini.

Dilansir dari pemberitaan Republika, Ustaz Jazir ASP adalah seorang pelopor gerakan memakmurkan masjid. Dalam berbagai kesempatan, peraih anugerah Tokoh Perubahan Republika 2018 itu kerap berpesan, maslahat sebuah masjid tidak terutama terletak pada fisik bangunan tempat ibadah itu, melainkan program-program apa saja yang dijalankan takmir dalam menghadirkan kebermanfaatan di tengah umat dan masyarakat.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

Melalui inisiasi dan kepemimpinannya sebagai ketua takmir, Ustaz Jazir sukses menjadikan Masjid Jogokariyan di Yogyakarta sebagai salah satu masjid paling ternama di Tanah Air. Bukan karena kemegahannya, melainkan inovasi-inovasi dan gerakan kerakyatan dari masjid itu yang membuat harum namanya.

photo
Pengurus masjid Jogokariyan, Yogyakarta, Ustaz HM Jazir ASP - (dok. Republika)

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement