Ahad 14 Dec 2025 16:23 WIB

Israel Terus Tolak Pasokan Kesehatan, Sepuluh Warga Gaza Meninggal

Ribuan keluarga Palestina yang mengungsi berlindung di tenda-tenda.

Rep: Fuji Eka Permana/ Red: A.Syalaby Ichsan
Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus
Foto: AP Photo/Ajit Solanki
Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus

REPUBLIKA.CO.ID,ISTANBUL — Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan pada Sabtu (13/12/2025),  setidaknya ada sepuluh warga di Jalur Gaza telah wafat dalam 24 jam terakhir akibat sakit lantaran hujan lebat.

Sementara itu, ribuan keluarga Palestina yang mengungsi berlindung di tenda-tenda dengan sedikit perlindungan dari kondisi musim dingin yang keras.

Baca Juga

Pimpinan WHO tersebut memperingatkan di media sosial bahwa kombinasi paparan cuaca, air dan sanitasi yang tidak memadai, dan kondisi akibat tempat tinggal yang padat, kemungkinan akan menyebabkan lonjakan infeksi pernapasan akut, termasuk influenza, serta hepatitis dan penyakit diare.

Ia mengatakan, WHO terus menghadapi hambatan dalam mengirimkan reagen laboratorium dan peralatan diagnostik ke Gaza. Dia mencatat, banyak pasokan telah ditolak masuk setelah diklasifikasi sebagai barang penggunaan ganda.

Tedros menyerukan agar bahan-bahan penting tersebut segera masuk. Tedros mengatakan bahan-bahan tersebut sangat penting untuk deteksi, respons, dan pengobatan tepat waktu bagi orang-orang yang menghadapi wabah penyakit di wilayah tersebut.

photo
Warga Palestina berjalan melewati reruntuhan di tengah cuaca badai di Kota Gaza Kamis, 11 Desember 2025. - (AP Photo/Jehad Alshrafi)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement