Jumat 24 May 2024 14:50 WIB

Ini Trauma Anak Palestina yang Selamat dari Serangan Israel

Anak Palestina yang tak berdosa terus menjadi korban kebiadaban Israel.

Karam Harara menggendong anaknya yang wafat akibat serangan militer Israel.
Foto: AP Photo/Ismael Abu Dayyah
Karam Harara menggendong anaknya yang wafat akibat serangan militer Israel.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebuah video menampakkan anak-anak Palestina yang selamat dari serangan Israel sedang tidur. Mereka berada di sebuah tempat yang temboknya bercat ungu. Kemudian mereka tidur di atas alas berwarna gelap.

Anak-anak itu berambut pendek, berkulit putih cerah, dan berhidung mancung layaknya orang-orang Arab.

Baca Juga

Pada waktu beristirahat, ada seorang anak bernam Hossam yang menangis. Namun dia tidak ingin menunjukkan tangisan dan kesedihannya sehingga mengganggu kawan-kawannya yang tertidur lelap.

Dia menutup wajahnya dengan bantal sambil berbaring tengkurap.

Kemudian ada suara wanita yang bertanya kepadanya, wahai Hossam, mengapa menangis? apa yang Engkau tangisi?

Hossam yang mengenakan kaos berwarna gelap dengan bagian lengan bercorak kuning dan biru, membuka bantal yang menutupi wajahnya.

"Saya merindukan ayah saya, saya ingin memeluknya, ya Allah."

Kemudian wanita yang menemaninya menawarkan dirinya sebagai tempat dia berpelukan, sambil mengajak si anak membayangkan dirinya sedang memeluk ayah yang dirindukannya.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement