Senin 30 Oct 2023 19:00 WIB

Bantuan Sembako Wahdah Inspirasi Zakat Masuk ke Jalur Gaza Palestina

Muslim dari berbagai kawasan kirim bantuan untuk warga Gaza Palestina.

Ilustrasi bantuan untuk warga Gaza Palestina.
Foto: Dok.Republika
Ilustrasi bantuan untuk warga Gaza Palestina.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Lembaga Zakat Nasional Wahdah Inspirasi Zakat (Laznas WIZ) turut andil mengumpulkan bantuan masyarakat Indonesia dan telah disalurkan untuk beberapa tahap. Salah satu yang dikirim adalah paket sembako dari mitra lokal di Jalur Gaza.

Direktur WIZ SYahruddin di Makassar, Jumat menyebut, sejak pecah konflik kemanusiaan pada 7 Oktober 2023, pihaknya telah mengambil inisiatif turut andil membantu masyarakat Palestina yang terdampak. Hal ini dilakukan dengan menyediakan bantuan berupa makanan, obat-obatan dan kebutuhan logistik lainnya.

Baca Juga

“Kita prihatin dengan warga sipil yang menjadi korban di sana. Kita turut bersedih dengan apa yang terjadi. Kami tidak bisa tidur nyenyak jika kebutuhan mereka tak bisa terpenuhi. Sulit memang menembus akses kemanusiaan di Gaza, namun alhamdulillah, Allah pilihkan jalan,” urainya.

Kondisi Gaza, Tepi Barat, dan wilayah lain Gaza saat ini jauh dari kata baik. Roket-roket milik pasukan zionis Israel seolah tak berhenti mengirimkan ancaman di Tanah al-Quds. Utamanya di Jalur Gaza, yang sejak tanggal 8 Oktober 2023 hingga hari ini terus mendapatkan serangan udara dari militer penjajah.

Ratusan ribu nyawa melayang. Tertumpuk dibawah puing-puing bangunan akibat misil yang ditembakkan dari atas udara.

Melihat kondisi yang memprihatinkan itu, dunia pun ikut serentak bergerak, tak terkecuali dari Indonesia.

"Semoga Allah membalas kebaikan bantuan ini dengan balasan yang lebih baik dan bisa menjadi pemberat timbangan amal kita di akhirat kelak. Aamiin," kata Syahruddin.

Ia mengatakan bantuan tersebut sangat dibutuhkan oleh warga Gaza di saat keadaan mereka yang sangat susah, banyak yang hidup di jalanan karena rumah mereka hancur, banyak juga yang sudah menjadi syuhada.

Kesulitan tersebut diperparah dengan listrik yang terputus, air bersih yang susah dan jaringan internet lemah.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement