Senin 16 Oct 2023 04:39 WIB

Mahasiswa Malang Raya Dorong Gibran Ikut Kontestasi Pemilu 2024

Belum ada satu tokoh muda yang muncul membawa aspirasi anak muda di level nasional.

Sejumlah mahasiswa di Malang Raya, Jawa Timur deklarasi mendukung Gibran Rakabuming Raka maju pada Pilpres 2024.
Foto: Republika.co.id
Sejumlah mahasiswa di Malang Raya, Jawa Timur deklarasi mendukung Gibran Rakabuming Raka maju pada Pilpres 2024.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Sekelompok mahasiswa di Malang Raya, Jawa Timur (Jatim), melakukan deklarasi untuk mendukung Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden (cawapres) pada Pemilu 2024. Agenda deklarasi ini diinisiasi oleh Relawan Kawan Gibran Wilayah Jatim.

Mereka berharap, ada tokoh muda yang menjadi patron politik generasi muda bisa menjadi pemimpin masa depan bangsa ini. Agenda deklarasi ini dikemas dalam bentul talkshow bersama Korwil Kawan Gibran, Randi Satrizal, deklarator nasional Ali Muthohirin, dan influencer Jatim Ihamzada.

Kawan Gibran yang dikomandoi salah satu deklarator nasional, Ali Muthohirin mencoba membakar semangat mahasiswa dari Malang Raya yang hadiri di Kampung Mahasiswa, Kota Malang, agar ikut berkontribusi dalam Pemilu 2024. Caranya dengan mendorong Gibran sebagai tokoh utama ikut kontestasi.

"Alasannya karena belum ada satu pun tokoh muda yang muncul untuk membawa aspirasi anak muda di tingkat eksekutif, dan sosok yang dianggap tepat adalah Gibran yang saat ini menjabat sebagai wali kota Solo," kata Ali dalam siaran pers di Jakarta, Ahad (15/10/2023).

Ali mengajak sejumlah mahasiswa Malang Raya untuk berperan aktif dalam berperan aktif dalam Pemilu 2024. Dia berpesan, mahasiswa jangan mau hanya menjadi penonton pada pemilu tahun depan.

"Kita harus punya kontribusi jelas, kalau tidak bisa tampil sebagai aktor politik, minimal kita mampu mendorong calon yang mewakili suara anak muda. Nah, kami menawarkan mas Gibran sebagai calon wakil presiden 2024," ucap Ali yang kini merupakan mahasiswa Pascasarjana Hukum Universitas Brawijaya tersebut.

Ali menyampaikan, Gibran bukan hanya cawapres muda, tapi simbol politik yang membawa kepentingan politik generasi muda di ajang Pemilu 2024. Apalagi, generasi muda yang akan melanjutkan tampuk kepemimpinan bangsa pada masa mendatang harus memiliki keberanian untuk membangun kekuatan politik agar tidak menjadi objek politik terus-menerus.

"Dengan munculnya sosok Gibran sebaga cawapres, besar harapan kita untuk mendorong sosok-sosok anak muda yang lain untuk memberikan pengabdian untuk masa depan bangsa," kata Ali yang merupakan ketua umum DPP IMM periode 2016-2018 tersebut.

Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement