Senin 02 Oct 2023 08:25 WIB

Muslim Bristol Rayakan Maulid Nabi dengan Pawai di Masjid Easton

Momen ini menjadi saat yang tepat untuk mengenang Nabi Muhammad SAW.

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Ani Nursalikah
Masjid Bristol
Foto: About Islam
Masjid Bristol

REPUBLIKA.CO.ID, BRISTOL -- Suasana perayaan kelahiran Nabi Muhammad SAW, atau yang dikenal dengan Maulid Nabi, terasa di Kota Bristol, Inggris. Komunitas Muslim setempat menggelar pawai, yang dimulai dari Masjid Jamia Easton, Ahad (1/10/2023).

Umat Muslim yang mengikuti kegiatan tersebut memegang sejumlah plakat yang bertuliskan slogan-slogan perdamaian. Tidak hanya itu, mereka juga membagikan cokelat, permen, dan bunga kepada masyarakat setempat.

Baca Juga

Masjid Easton disebut ini telah memimpin prosesi atau kegiatan serupa dalam kemitraan dengan masjid-masjid Bristol lainnya selama lebih dari 20 tahun. “Kami sungguh merasa terhormat, karena masjid kami menjadi tempat dimulainya dan berakhirnya prosesi tersebut," ujar Ketua dan pengurus Masjid Easton Jamia, Abdul Malik, dikutip di BBC, Senin (2/10/2023).

Malik menyebut kegiatan pawai tahunan ini termasuk kegiatan penting bagi komunitas setempat. Momen ini menjadi saat yang tepat untuk mengenang Nabi Muhammad SAW, kehidupannya dan mencari perdamaian bagi seluruh umat manusia.

“Masjid Easton telah didirikan di komunitas ini selama 40 tahun. Islam telah mengalami masa-masa yang penuh tantangan, menurut saya, berkaitan dengan persepsinya," lanjut dia.

Tidak hanya itu, ia mengatakan selama kegiatan ini masyarakat luas dipersilakan untuk berjalan bersama komunitas Muslim, atau mengamati dan melihat acara tersebut. Bagi Malik, dengan adanya pertemuan tahunan ini memberi mereka kesempatan untuk menjangkau seluruh komunitas yang ada di kota tersebut. Adapun kegiatan pawai ini dimulai pada pukul 12.00 dan berlangsung hingga pukul 13.30 waktu setempat.

Kegiatan pawai keliling untuk menyambut Maulid Nabi juga dilaksanakan oleh komunitas Muslim di Stechford, Birmingham, Inggris. Sebuah Masjid di Stechford telah merencanakan dua agenda besar untuk memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW.

Lembaga bernama Faizan-e-Madina Centre, selaku panitia, berencana menyelenggarakan perayaan yang menampilkan pidato, ceramah, serta pembacaan puisi. Kegiatan tersebut diperkirakan akan mengumpulkan hingga 1.000 orang.

Sebuah kajian khusus dari selebriti Maulana Abdul Habib Attari telah mereka siapkan. Ia juga merupakan Anggota Dewan Penasihat Eksekutif Dawat-e-Islami.

Acara kedua adalah parade atau pawai, yang diagendakan berlangsung selama dua jam pada Ahad (1/10/2023). Muslim yang bergabung akan berjalan meliputi beberapa area, termasuk Bordesley Green, Alum Rock dan Saltley, di mana sebuah truk besar akan disediakan dengan spanduk besar dan pengeras suara.

Faizan-e-Madina mengatakan para pembicara akan menyiarkan informasi tentang Rasulullah SAW dan makna hari lahirnya dalam bahasa Inggris, untuk pemirsa non-Muslim. Lembaga tersebut telah melakukan kontak dengan Dewan Kota Birmingham, untuk memastikan jalan tidak diblokir dan pawai dilakukan dengan aman.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement