Selasa 08 Aug 2023 17:59 WIB

5 Orang Ditangkap karena Lempar Bom Molotov ke Masjid di Malharganj

Polisi belum menemukan kaitan pelaku dengan kelompok tertentu.

Rep: Andrian Saputra/ Red: Ani Nursalikah
Ilustrasi Borgol
Foto: Republika/Kurnia Fakhrini
Ilustrasi Borgol

REPUBLIKA.CO.ID, INDORE -- Kepolisian Malharganj Kota Indore, India, menangkap tujuh orang termasuk wanita terkait pelemparan bom molotov ke sebuah masjid di Malharganj.

Tersangka adalah Lucky Jagdale, Jeetu alias Jeetendra, Ayush, Naya Jagdale, Satyam alias Kanhaiya, Khushi Chettai. Mereka ditangkap di tempat yang berbeda.

Baca Juga

Polisi menerima informasi lokasi para tersangka. Berdasarkan petunjuk, polisi pun menangkap Lucky Jagdale di Chhatripura, Jeetu alias Jeetendra, Ayush, Naya Jagdale, Satyam alias Kanhaiya di Skema 54, dan Khushi Chettai di area Halte Bus Sarwate.

“Para terdakwa saling mengenal setelah bertemu di kafe-kafe di kawasan Bhanwarkuan. Mereka ditangkap berdasarkan pasal 295 dan 153 IPC karena mencemarkan tempat ibadah dengan maksud menghina agama dan pasal 3 dan 5 Undang-Undang Bahan Peledak," kata kepala divisi tindak kejahatan Kepolisian Malharganj, Aditya Mishra, seperti dilansir The Times of India, Selasa (8/8/2023).

Terdakwa Lucky Jagdale tercatat telah memiliki tiga kasus kriminal. Dia dibebaskan dari penjara sekitar sebulan yang lalu.

Terdakwa lainnya juga memiliki catatan kriminal. Polisi mengatakan hingga saat ini belum menemukan adanya keterkaitan kelima orang tersebut dengan kelompok atau organisasi.

Menurut Mishra saat ini polisi tengah menyelidiki alat komunikasi termasuk media sosial para terdakwa. Kepolisian Malharganj juga belum menyampaikan motif pelaku melakukan pelemparan bom molotov ke masjid di Malharganj.

"Sampai saat ini, kami belum menemukan keterkaitan mereka dengan organisasi kelompok mana pun," kata Mishra.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement