Selasa 11 Jul 2023 19:52 WIB

Usbob-Aa Gym Getarkan Istiqlal dengan Alquran

Jamaah diajak merenungi kehidupan berlandaskan Alquran

Ustaz Bobby Herwibowo di Masjid Istiqlal, Jakarta, Ahad (9/7/2023)
Foto: Dok Askar Kauny
Ustaz Bobby Herwibowo di Masjid Istiqlal, Jakarta, Ahad (9/7/2023)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jamaah Masjid Istiqlal diajak menghafal Alquran semudah tersenyum lewat Metode Kauny. Ustaz Bobby Herwibowo (Usbob) bersama KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym mengobati kerinduan jamaah akan mudahnya menghafal ayat-ayat Alquran. 

Dalam kajian tauhid 'Mengatasi Penyakit Cemas' yang digelar di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Ahad (9/7/2023), Usbob mengawali kajian dengan mengajak jamaah Istiqlal menghafal Alquran semudah tersenyum delapan ayat surat Ar-Rahman dengan Metode Kauny.

“Yang menghafal Alqur’an pake otak bukan menolong, malah merepotkan, kalau gak percaya Ustadz buktiin, ini riset udah dilakukan di banyak negara,” kata Usbob membuka bahasan lewat kajian yang terselenggara berkat kolaborasi DT Peduli Jakarta, MQ Dakwah Digital dan Kauny Quran itu lewat keterangan tertulis kepada Republika.

Usbob pun memperagakan sinergi antara gerakan tubuh dan kerja otak, mengajak ratusan jamaah menggunakan anggota badan, terutama kedua tangan.“Anak kecil di bawah 10 tahun, badannya bergerak, suaranya kenceng, mereka gak usah disuruh ngafal, mereka denger aja, hafal. Kita ngajinya seperti anak-anak, suaranya kenceng, tangannya bergerak, mudah-mudahan hafalnya permanen selama-lamanya." kata Usbob penuh semangat.

Setelah Usbob menghangatkan suasana dengan semangat menghafal Alqur’an, jamaah  diajak merenungi kehidupan berlandaskan Alqur’an oleh Aa Gym.“Kajian kita kali ini, adalah bagaimana menghadapi waktu, waktu dibagi tiga, yang sudah terjadi, yang belum terjadi, dan saat ini. Kalau kita tidak hati-hati, saat ini adalah saat penuh penderitaan karena yang lalu atau dan karena yang akan datang." kata Aa Gym.

“Berapa banyak yang hari ini sengsara karena yang lalu, apakah dalam bentuk kejadiaan yang menyedihkan, sakit hati, merasa tertipu, terpermalukan, merasa dizolimi. Ada yang sampai saat ini menderita oleh yang sudah lalu, atau saat ini menderita karena yang belum terjadi.” tambah Aa Gym.

Selanjutnya, pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhiid tersebut memberikan rumus sederhana supaya tidak sengsara mengingat masa lalu dan menghadapi masa depan. “Yang lalu sudah berlalu, selesai, kita tidak boleh merusak hari ini karena masa lalu, sebenarnya rumus bahagia itu sederhana, jangan mengingat-ngingat yang tidak membuat bahagia, dan masa itu sudah selesai.

Kuncinya menurut Aa Gym, surat At-taghabun ayat 11, tidak ada satupun musibah yang menimpa, kecuali dengan izin Allah. “Barang siapa yang beriman kepada Allah, yakin musibah terjadi dengan izin Allah, sudah diukur oleh Allah pasti membawa kebaikan bagi orang yang beriman, Allah akan memberikan petunjuk di hati kita.” jelasnya. 

Terakhir Aa Gym mengajak seluruh jamaah masjid Istiqlal Muhasabah dan berdoa kepada Allah untuk akhir yang Husnul khotimah.

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement