Ahad 14 May 2023 12:08 WIB

Kemenag Mataram Masih Tunggu Tambahan Kuota Haji

Kemenag Mataram berharap tambahan kuota haji segera dipastikan.

Ilustrasi jamaah haji di Tanah Suci.
Foto: Republika/Prayogi
Ilustrasi jamaah haji di Tanah Suci.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat(NTB) hingga saat ini masih menunggu pembagian 163 kuota tambahan haji tahun 2023.

"Sampai hari ini kami masih menunggu pembagian 163 kuota tambahan haji dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB," kata Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mataram H Kasmi di Mataram, beberapa waktu lalu.

Baca Juga

Pernyataan itu disampaikan karena banyaknya jamaah haji atau keluarga jamaah yang bertanya terkait kuota tambahan, dengan harapan mereka bisa masuk dalam kuota itu dan diberangkatkan musim haji 1444 Hijrah/2023.

Dengan demikian, lanjutnya, dengan belum adanya kepastian jumlah kuota tambahan haji itu, pihaknya juga belum bisa memberikan informasi kepada calon haji yang akan mendapatkan kuota tambahan itu.

"Sebanyak 163 kuota tambahan itu akan dibagi ke 10 kabupaten/kota se-NTB, dan mungkin itu yang masih dibahas oleh Kemenag Provinsi NTB, agar adil," katanya.

Sementara menyinggung tentang pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahap dua yang berakhir hari ini (Jumat 12/5), Kasmi, mengatakan, pelunasan tahap kedua ini kesempatan bagi calon haji kuota reguler yang belum bisa melunasi pada tahap pertama.

"Jadi meskipun kuota tambahan diumumkan setelah penutupan pelunasan Bipih, mereka masih bisa melunasi karena akan ada pengecualian bagi kuota tambahan," katanya.

Data terakhir pelunasan Bipih pada Rabu (10/5-2023), dari 655 calon haji kuota reguler yang belum melunasi Bipih sebanyak 47 orang.

"Semoga mereka bisa melunasi di hari ini yang menjadi hari terakhir pelunasan Bipih untuk haji reguler. Untuk datanya baru bisa kita dapat setelah pukul 17.00 Wita," katanya.

Jamaah yang tidak melunasi sampai batas akhir hari ini, secara otomatis dianggap mengundurkan diri dan akan digantikan oleh jemaah yang ada pada kuota cadangan, demikian Kasmi.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement