Selasa 25 Apr 2023 12:47 WIB

55 Ribu Peziarah Umroh Ramadhan Mendapatkan Manfaat Medis di Madinah

Peziarah umroh memenuhi area Masjidil Haram dan Masjid Nabawi pada Ramadhan.

Rep: Mabruroh/ Red: Erdy Nasrul
Umat Islam menunaikan umroh di Masjidil Haram, di tengah hujan deras pada bulan suci Ramadhan, di kota suci Mekkah, Arab Saudi, Senin (10/4/2023).
Foto: REUTERS/SAUDI PRESS AGENCY
Umat Islam menunaikan umroh di Masjidil Haram, di tengah hujan deras pada bulan suci Ramadhan, di kota suci Mekkah, Arab Saudi, Senin (10/4/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, MADINAH — Lebih dari 55 ribu peziarah umroh telah mendapat manfaat dari layanan medis yang disediakan di Masjid Nabawi dan lokasi lain di sekitar Madinah selama bulan suci Ramadhan.

Klaster Kesehatan Madinah mengatakan 10.797 orang menerima perawatan medis di Rumah Sakit Al-Haram, sementara Pusat Kesehatan Al-Safia menangani 15.040 pengunjung dengan bantuan petugas kesehatan, pejabat, dan sukarelawan di alun-alun Masjid Nabawi. Sebanyak 1.240 orang dirawat di Pusat Kesehatan Bab Jibril di sisi timur alun-alun, yang buka sepanjang waktu.

Baca Juga

Klaster kesehatan mengatakan, 1.791 orang dirawat di Pusat Kesehatan Kereta Api Berkecepatan Tinggi Haramain, yang merupakan salah satu pusat utama bagi peziarah Umrah yang memasuki dan meninggalkan kota.

Demikian pula, Pusat Pengendalian Kesehatan di Bandara Internasional Pangeran Mohammed bin Abdulaziz menyediakan berbagai layanan medis kepada 24.680 pengunjung dan pemain umrah selama bulan suci.

Dilansir dari Arab News pada Senin (24/4/2023), layanan transportasi ambulans juga membawa 1.431 orang ke rumah sakit dan pusat medis. Satu pasien memerlukan operasi jantung terbuka, sementara 49 lainnya menjalani kateterisasi jantung.

Pemerintah Saudi telah menegaskan dan memastikan agar peziarah dan pengunjung diberikan perawatan medis berkualitas tinggi selama Ramadhan, dan klaster kesehatan telah didirikan di semua pelabuhan masuk dan keluar.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement