Jumat 17 Mar 2023 16:10 WIB

Di Pertemuan Ormas Islam, Ketua Komisi Luar Negeri MUI: FIFA Boikot Rusia, Israel Bebas

Ketua Komisi Luar Negeri MUI menilai ada standar ganda FIFA sikapi Timnas Israel

Rep: Fuji E Permana / Red: Nashih Nashrullah
Ilustrasi kantor MUI. Ketua Komisi Luar Negeri MUI menilai ada standar ganda FIFA sikapi Timnas Israel
Foto: Republika/Thoudy Badai
Ilustrasi kantor MUI. Ketua Komisi Luar Negeri MUI menilai ada standar ganda FIFA sikapi Timnas Israel

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Perwakilan ormas-ormas Islam berkumpul di Aula Buya Hamka, kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta. Mereka membahas masalah keumatan yang salah satunya membahas Timnas Israel yang akan datang ke Indonesia mengikuti Piala Dunia U-20. 

Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional MUI, Bunyan Saptomo, mengatakan pemerintah diharapkan bisa menampung aspirasi umat Islam  yang menolak kedatangan Timnas Israel. 

Baca Juga

Bunyan menegaskan bahwa FIFA perlu dituntut, karena FIFA tidak adil dan melakukan double standard. 

"FIFA perlu kita tuntut, karena FIFA tidak adil, FIFA punya double standard," kata Bunyan di hadapan perwakilan ormas-ormas Islam yang berkumpul di Aula Buya Hamka kantor MUI, Jumat (17/3/2023). 

Bunyan menegaskan, FIFA pada 1961 melakukan boikot terhadap Timnas Afrika Selatan. Belum lama ini, FIFA juga melakukan boikot terhadap Timnas Rusia agar tidak ikut Piala Dunia. "Tapi mengapa FIFA tidak melakukan boikot terhadap Timnas Israel," ujar Bunyan. 

Bunyan menjelaskan, Afrika Selatan diboikot FIFA karena dianggap melakukan apartheid. Sudah sangat jelas Israel juga melakukan apartheid.  

Rusia diboikot karena dianggap melakukan agresi terhadap Ukraina. Israel juga jelas melakukan agresi sejak beberapa tahun yang lalu terhadap Palestina. 

"Tentu yang kita harapkan, pemerintah bisa menampung aspirasi umat islam. Mendesak FIFA untuk berlaku adil terhadap Israel, jangan sampai Israel dimanja, sementara negara lain diboikot," jelas Bunyan. 

Baca juga: Muhammadiyah Resmi Beli Gereja di Spanyol yang Juga Bekas Masjid Era Abbasiyah

Di pertemuan perwakilan ormas-ormas Islam, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Muhammad Cholil Nafis, menyampaikan bahwa semua perwakilan ormas Islam bebas menyampaikan pendapatnya tentang Timnas Israel yang akan bertanding di Indonesia. 

Setiap perwakilan ormas Islam mengemukakan pendapatnya terkait sikap mereka terhadap rencana kedatangan Timnas Israel ke Indonesia. 

Ada juga perwakilan ormas Islam yang menyampaikan kekhawatirannya akan adanya gangguan keamanan dan kestabilan jika Timnas Israel tetap dipaksakan datang ke Indonesia.  

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement