Kamis 09 Mar 2023 13:11 WIB

Rumah Zakat Hadir di Konferensi ECOSOC PBB di Qatar

Rumah Zakat berkomitmen untuk berpartisipasi aktif dalam mendorong pancapain SDGs

Rumah Zakat, sebagai salah satu NGO yang mendapatkan status konsultatif dari ECOSOC (Economic and Social Council) sejak tahun 2016, mendapat kesempatan untuk hadir di agenda 5th United Nations Conference on the Least Developed Countries (LDC5) di Qatar pada tanggal 5-9 Maret 2023
Foto: Rumah Zakat
Rumah Zakat, sebagai salah satu NGO yang mendapatkan status konsultatif dari ECOSOC (Economic and Social Council) sejak tahun 2016, mendapat kesempatan untuk hadir di agenda 5th United Nations Conference on the Least Developed Countries (LDC5) di Qatar pada tanggal 5-9 Maret 2023

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rumah Zakat, sebagai salah satu NGO yang mendapatkan status konsultatif dari ECOSOC (Economic and Social Council) sejak tahun 2016, mendapat kesempatan untuk hadir di agenda 5th United Nations Conference on the Least Developed Countries (LDC5) di Qatar pada tanggal 5-9 Maret 2023. Agenda pertemuan United Nation ini di hadiri oleh pimpinan negara, kementerian, perwakilan parlemen dan organisasi baik nasional organisasi  (NGO) maupun international organisasi (IINGO). Agenda pembukaan dihadiri oleh Emir Qatar, Sekretaris Jendral United Nation, Presiden ECOSOC, dan perwakilannya negara lainnya.

Sebagai anggota ECOSOC, Rumah Zakat berkomitmen untuk terus berpartisipasi aktif dalam mendorong upaya pencapaian Agenda Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) 2030. Rumah Zakat juga akan terus berupaya meningkatkan peran terhadap penyelesaian masalah yang menjadi konsen pembangunan berkelanjutan, seperti mengakhiri kemiskinan dalam segala bentuk apapun, menghilangkan kelaparan, menjamin kehidupan yang sehat, menjamin kualitas pendidikan, mencapai ketahanan pangan dan gizi yang baik, dan tujuan lainnya. Dari 17 tujuan yang menjadi agenda dalam pembangunan berkelanjutan, Rumah Zakat mampu memberikan kontribusi terhadap 13 Tujuan dan 46 indikator. 

“Alhamdulillah Rumah Zakat menjadi salah satu NGO yang terdaftar sebagai member dan berhak untuk hadir mengikuti acara dan mendaparkan kesempatan menyampaikan praktik baik dalam event yang bertema  The world’s Least Developed Countries. Program Rumah Zakat pun selaras dengan 13 indikator SDGs, diantaranya stunting, hingga penghapusan kemiskinan, ” ungkap Corporate Secretary Rumah Zakat, Joko Pamungkas.

photo
Rumah Zakat, sebagai salah satu NGO yang mendapatkan status konsultatif dari ECOSOC (Economic and Social Council) sejak tahun 2016, mendapat kesempatan untuk hadir di agenda 5th United Nations Conference on the Least Developed Countries (LDC5) di Qatar pada tanggal 5-9 Maret 2023 - (Rumah Zakat)

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement