Senin 05 Dec 2022 00:33 WIB

Walkot Eri Tegaskan Lawan Gangster di Surabaya

Walkot Eri Cahyadi menegaskan akan melawan para gangster yang meresahkan Surabaya.

Sejumlah barang bukti senjata tajam diperlihatkan dalam kasus gangster. Walkot Eri Cahyadi menegaskan akan melawan para gangster yang meresahkan Surabaya.
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Sejumlah barang bukti senjata tajam diperlihatkan dalam kasus gangster. Walkot Eri Cahyadi menegaskan akan melawan para gangster yang meresahkan Surabaya.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan untuk bersama-sama melawan para gangster yang telah meresahkan warga Kota Pahlawan, Jawa Timur, akhir-akhir ini.

"Ayo bangun semuanya, saya tidak rela kota ini diinjak-injak oleh orang yang tidak menciptakan rasa nyaman di Kota Surabaya," kata Eri Cahyadi dalam keterangan tertulisnya, di Surabaya, Ahad (4/12/2022).

Baca Juga

Pernyataan Cak Eri panggilan lekat Eri Cahyadi itu disampaikan saat memimpin langsung apel persiapan operasi skala besar bersama jajaran pemerintah kota (pemkot), TNI/Polri serta lintas organisasi masyarakat (ormas), di halaman Balai Kota Surabaya, Sabtu (3/12) malam.

Cak Eri mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengentaskan aksi tawuran gangster yang terjadi di Kota Pahlawan. Dia tidak ingin, harga diri warga Surabaya diinjak-injak oleh orang tidak bertanggung jawab yang menyebabkan aksi tawuran.

Oleh karena itu, Cak Eri menyerukan genderang perang terhadap aksi tawuran yang akhir-akhir ini terjadi. Razia gabungan tersebut melibatkan 2.000 personel yang disebar ke seluruh penjuru Kota Pahlawan.

Selain itu, dalam razia ini juga melibatkan LPMK dan warga di masing-masing kelurahan dan kecamatan. "Mari bergabung bersama memberantas aksi tawuran. Tunjukkan bahwa Surabaya tidak akan bisa dipecah oleh siapa pun," kata Cak Eri.

Cak Eri menegaskan sekali lagi, untuk tidak mundur memerangi aksi-aksi yang meresahkan warga Surabaya. Selain itu, Cak Eri juga berpesan kepada para orangtua untuk selalu menjaga anak-anaknya agar terhindar dan terlibat aksi tawuran atau gangster.

"Kalau anaknya tidak pulang lebih dari jam 9 malam, tolong laporkan kepada kami. Sehingga nanti anaknya akan saya cari bersama TNI/Polri, biar nanti kami bina, kami masukkan ke sekolah wawasan kebangsaan," kata Cak Eri.

Bukan hanya berpesan kepada orang para orangtua, Cak Eri juga meminta agar seluruh warga Surabaya waspada dan menjaga kampungnya. Ketika ada segerombolan orang mencurigakan, Cak Eri meminta agar segera ditindaklanjuti.

Eri meyakinkan, ketika seluruh warga bergabung memberantas aksi tawuran dan gangster, maka itu akan sangat mudah teratasi. "Jangan sampai TNI/Polri bekerja sendiri, saya yakin kalau bergerak bersama, semua bisa diatasi," ujar dia.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement