Jumat 10 Apr 2020 18:58 WIB

Aplikator: Hanya Layanan Ojol Jakarta yang Hilang Sementara

Layanan ojek online dapat diakses kembali di wilayah Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi.

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Friska Yolandha
Seorang pengguna ojek online menunjukkan aplikasi GoRide yang tidak tersedia di Kawasan Kalisari, Jakarta Timur, Jumat (10/4/2020). Layanan ojek online dapat diakses kembali di wilayah Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi.
Foto: ANTARA/Asprilla Dwi Adha
Seorang pengguna ojek online menunjukkan aplikasi GoRide yang tidak tersedia di Kawasan Kalisari, Jakarta Timur, Jumat (10/4/2020). Layanan ojek online dapat diakses kembali di wilayah Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gojek mulai hari ini (10/4) melakukan penyesuaian layanan sesuai pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta dengan menghilangkan layanan ojek daring atau online (ojol) sementara. Chief of Corporate Affairs Gojek Nila Marita menegaskan operasional layanan ojol sudah aktif kembali di wilayah Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. 

"Sehingga sementara ini layanan GoRide dihentikan hanya di wilayah DKI Jakarta," kata Nila, Jumat (10/4). 

Baca Juga

Nila memastikan Gojek mematuhi keputusan pemerintah DKI Jakarta terkait penerapan PSBB. Dia mengharapkan, upaya yang dilakukan Gojek saat ini dapat mencegah penyebaran virus korona atau Covid-19. 

Dia menambahkan, layanan transportasi roda empat GoCar dan GoBlueBird juga masih tersedia. "Ini oerasionalnya dengan maksimal jumlah penumpang dua orang agar physical distancing bisa tetap terjaga," tutur Nila. 

Selain itu, Nila mengatakan layanan pesan antar makanan, telemedik pengantaran obat, dan barang tetap beroperasi melayani masyarakat selama periode PSBB. Dia menuturkan, masyarakat dapat menggunakan layanan ini tanpa kontak fisik secara langsung. 

Dia menambahkan, Gojek juga menyediakan masker bagi seluruh pengemudi untuk memastikan kesehatan bersama. "Kami juga mengingatkan agar penumpang menggunakan masker selama perjalanan, dan mengikuti panduan keamanan selama perjalanan yang diinformasikan lewat aplikasi," ungkap Nila. 

Hal yang sama dilakukan Grab Indonesia. Grab menghilangkan layanan ojeknya untuk wilayah Jakarta.

"Menurut PSBB DKI Jakarta memang mengatur pembatasan layanan ojol untuk wilayah Jakarta saja," kata Public Relations Manager Grab Indonesia Andre Sebastian, Jumat. 

Dia memastikan layanan ojek daring Grab untuk kota-kota sekitar Jakarta masih berjalan seperti biasanya. Pada dasarnya, Andre menegaskan Grab akan melakukan kebijakan sesuai dengan peratauran PSBB yang ditetapkan pemerintah. 

Sementara itu, Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi, dengan berlakuknya PSBB di Jakarta maka prioritas utama yang dilakukan yakni memastikan keselamatan dan

kesejahteraan pengemudi dan pihak terkait lainnya. Untuk itu, Neneng memastikana layanan Grab seperti pengiriman makanan, barang, GrabMart, dan transportadi akan tetap beroperasi untuk melayani penduduk DKI Jakarta dan Indonesia dengan tetap menyediakan layanan harian terpenting dengan cara yang paling aman.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement