Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

Empat Pengedar Ganja Aceh Dijanjikan Upah Rp 50 Juta

Senin 30 Dec 2019 22:49 WIB

Red: Nora Azizah

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Bastoni Purnama (tengah), Wakapolres Metro Jakarta Selatan, AKBP Choiron El Atiq (kedua kiri), Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Vivick Tjangkung (ketiga kiri) dan Sejumlah jajaran Polres Jakarta Selatan menunjukkan barang bukti kasus Narkoba jenis ganja jaringan Aceh, di Polres Metro Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (30/12/2019).

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Bastoni Purnama (tengah), Wakapolres Metro Jakarta Selatan, AKBP Choiron El Atiq (kedua kiri), Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Vivick Tjangkung (ketiga kiri) dan Sejumlah jajaran Polres Jakarta Selatan menunjukkan barang bukti kasus Narkoba jenis ganja jaringan Aceh, di Polres Metro Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (30/12/2019).

Foto: Antara/Reno Esnir
Upah tersebut dijanjikan dari penjualan 374 kilogram ganja.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Empat pengedar ganja asal Aceh yang ditangkap Satnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan mengaku dijanjikan upah Rp 50 juta dari penjualan 374 kg ganja yang mereka bawa. Pengakuan ini diungkapkan oleh HG satu dari empat tersangka yang ditangkap jajaran Satnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan dalam ekspose di Maporlestro Jakarta Selatan, Senin (30/12).

"Saya sama Abu dikasih Rp 50 juta berdua," kata HG saat diintrogasi oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Bastoni Purnama.

Upah yang dijanjikan belum dikantongi, HG dan tiga rekannya yakni berinisial IR, TY dan IRF. HG keburu ditangkap tim Satnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan.

HG mengaku baru pertama kali membawa ganja dari Aceh ke Jakarta, ia mendapatkan barang dari orang inisial I berdomisili di Aceh yang masih dalam daftar pencarian orang (DPO). Narkoba golongan satu tersebut diambil dari Kecamatan Samahani, Aceh Besar.

"Saya tidak beli tapi sudah dibuatkan, dan disuruh bawa ke Jakarta," kata pemuda 22 tahun tersebut.

Rencana pengendaran ganja yang dilakukan empat orang pengedar jaringan Aceh tersebut terendus oleh Polres Metro Jakarta Selatan yang sudah melakukan pengintaian sejak beberapa waktu. Jaringan pengendar asal Aceh tersebut mengirimkan ganja siap edar tersebut dari Aceh ke Jakarta melalui jalur darat menggunakan jasa ekspedisi.

Ganja disimpan dalam kardus sebanyak tujuh kardus, setiap satu kilogram dibungkus dengan lakban kuning. Petugas menangkap keempatnya saat mobil kargo yang bermuatan ganja tersebut tiba di tempat kejadian perkara yakni Griya Nira No 32 Jalan Nimun Raya Kelurahan Tanah Kusir, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (24/12).

Keempatnya kini ditahan di Mapolres Metro Jakarta Selatan, dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) sub 111 ayat (2) jo Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, subsider Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dengan ancaman seumur hidup atau minimal 20 tahun penjara.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA