Kamis 07 Nov 2019 14:41 WIB

42 Persen Muslimah Prancis Alami Pelecehan

Pelecehan Muslimah Prancis banyak terjadi pada lamaran pekerjaan, dan penyewaan rumah

Rep: Andrian Saputra/ Red: Agung Sasongko
Muslimah Prancis.
Foto: onislam.net
Muslimah Prancis.

REPUBLIKA.CO.ID,  PARIS --- Sebuah jajak pendapat menyebutkan sekitar 42 persen muslim di Perancis mendapat pelecehan setidaknya sekali dalam hidup mereka. Dilansir Middle East Monitor pada Kamis (7/11) jajak pendapat itu dikeluarkan oleh Lembaga Opini Publik Perancis (IFOP).

IFOP menyebutkan pelecehan rasial paling banyak ditemukan atau terjadi pada muslim Perancis dalam hal lamaran pekerjaan, laporan polisi serta penyewaan rumah. Selain itu dalam survei IFOP menyebutkan ada 60 persen perempuan muslim yang mengenakan jilbab mengatakan mereka pernah dilecehkan setidaknya sekali dalam hidup.

Sementara 44 persen perempuan muslim yang tak mengenakan jilbab juga mendapat pelecehan. Sebanyak 24 persen muslim yang turut serta berpartisipasi dalam survei itu mengatakan mereka pernah mendapatkan serangan secara verbal dan 37 persen perempuan muslim yang mengenakan jilbab mengatakan mereka pernah dihina.

Pada bulan lalu seorang anggota parlemen sayap kanan Perancis, Julien Odoul meminta seorang perempuan muslim melepas jilbabnya dalam sebuah pertemuan di Besancon Timur. Ia juga menyerang secara lisan perempuan muslim tersebut. Insiden itu memicu diskusi dan pernyataan yang menargetkan muslim.

Pekan lalu seorang pria berusia 84 tahun ditangkap setelah menembak dan melukai dua orang saat sedang shalat di sebuah masjid di kota Bayonne, Perancis Selatan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement