Sunday, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 December 2019

Sunday, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 December 2019

PM Kanada Harus Bertarung Keras Pertahankan Kekuasaan

Selasa 22 Oct 2019 09:01 WIB

Rep: deutsche welle/ Red: deutsche welle

Reuters/P. Doyle

Reuters/P. Doyle

Kanada melangsungkan pemilu parlemen hari Senin (21/10)

Sekitar 27 juta pemilih Kanada akan memilih parlemen baru di negara terbesar kedua dunia dilihat dari luas wilayahnya.

Kubu Liberal dan Konservatif bersaing ketat dalam jajak pendapat terbaru, namun keduanya berada jauh di bawah tingkat yang diperlukan untuk mencapai mayoritas absolut di parlemen, yang memiliki 338 kursi.

Kemungkinan besar pemilu Kanada akan menghasilkan pemerintahan minoritas, karena jarang terjadi koalisi. Untuk itu, baik petahana Justin Trudeau maupun penantang utamanya Andrew Scheer harus mengandalkan dukungan dari partai-partai kecil, termasuk Partai Demokrasi Baru NDP yang dipimpin oleh Jagmeet Singh, yang popularitasnya belakangan meningkat.

NDP dan juga Partai Hijau secara politis lebih dekat dengan Partai Liberal. Juga partai regional Blok Quebec bisa menjadi penentu.

Persaingan ketat, hasil pemilu sulit diprediksi

Justin Trudeau memerintah sejak 2015 dengan mayoritas mutlak dan menjadi pendatang baru yang populer di dalam dan luar negeri. Namun setelah memerintah selama empat tahun, tanggapan publik kini terpecah.

Trudeau yang berusia 47 tahun lahir dari keluarga politisi, mendiang ayahnya Pierre Trudeau pernah menjadi Perdana Menteri Kanada. Di awal pemerintahannya ekspektasi publik cukup tinggi, namun beberapa isu dan skandal mulai menggoyang citranya.

Jajak pendapat terakhir menunjukkan bahwa Partai Liberal bersaing ketat dengan kubu Konservatif, dan masih belum jelas siapa yang akan muncul sebagai partai terkuat dan mendapat mandar untuk membentuk pemerintahan.

Pemimpin kubu Konservatif Andrew Scheer, 40 tahun, adalah seorang politisi karier yang oleh orang-orang di partainya digambarkan sebagai orang yang luwes, yang bisa menjadi pilihan alternatif bagi mereka yang kecewa pada Justin Trudeau.

Hasil awal pemilu parlemen diharapkan pada Senin malam waktu setempat, atau hari Selasa siang Waktu Indonesia Barat.

hp/vlz (afp, rtr, dpa)

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan deutsche welle. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab deutsche welle.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA