Sunday, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 December 2019

Sunday, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 December 2019

Kewajiban Sertifikasi Halal Tingkatkan Ekonomi Negara

Ahad 20 Oct 2019 12:00 WIB

Rep: Havid Al Vizki/ Red: Sadly Rachman

Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
EMBED
Sertifikasi halal memang harus dipenuhi oleh industri makanan dan minuman.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama menyatakan semua produk makanan dan minuman wajib bersertifikasi halal.

Terkait itu, Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi mengatakan memang sudah seharusnya makanan dan minuman memiliki sertifikasi halal. Menurutnya, undang-undang sertifikasi halal sudah berjalan lama dan harus diterapkan.

Tulus menjelaskan, sertifikasi halal memang harus dipenuhi oleh industri makanan dan minuman. Mengingat hal itu bisa melindungi konsumen, khususnya konsumen muslim.

Ia menambahkan, dengan adanya kewajiban sertifikasi halal bagi makanan dan minuman justru akan membantu perekonomian negara. Karena, makanan dan minuman yang ekspor pastinya akan memberlakukan sertifikasi halal pada produk mereka.

Berikut video lengkapnya.

 

 

Videografer | Havid Al Vizki

Video Editor | Fian Firatmaja

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA