Friday, 12 Rabiul Akhir 1442 / 27 November 2020

Friday, 12 Rabiul Akhir 1442 / 27 November 2020

Ustad Muqorrobin: 4 Hal Ini akan Ditanyakan di Hari Kiamat

Ahad 15 Sep 2019 05:05 WIB

Rep: Joglosemar/ Red: Joglosemar

Ketika manusia berada di hari akhir, empat hal ini akan ditanyakan, apa saja?

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kehidupan setelah manusia meninggal menjadi salah satu inti ajaran Islam. Manusia diharapkan memanfaatkan waktu hidupnya di dunia untuk berbuat kebaikan dan mematuhi perintah Allah SWT.

Demikian pesan Ustaz Muqorrobin pada pelatihan tahsin tilawah guru ismuba atau guru al Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab di bawah Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surakarta. Ustaz menyampaikan itu di gedung Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Perguruan Muhammadiyah, Margoyudan, Sabtu (14/9).

“Tidaklah bergeser kedua kaki seorang hamba pada hari kiamat, sehingga ditanyakan tentang 4 perkara: Pertama, tentang umurnya dihabiskan untuk apa. Kedua, tentang ilmunya diamalkan atau tidak. Ketiga, tentang hartanya, dari mana dia peroleh dan ke mana dia habiskan. Keempat, tentang tubuhnya, lelahnya untuk apa,” terang Muqorrobin.

Karena itu anggota Majelis Dikdasmen itu menyarankan agar manusia tidak banyak waktu yang terbuang, sia-sia karena membicarakan dan melakukan hal-hal yang tidak sesuai syariat Islam.

“Yang mubah boleh dilakukan tetapi sayang kalau waktu hanya untuk yang mubah, mestinya mubah itu kita tingkatkan yang sunah, sehingga waktu yang tersedia, diberikan Allah ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujar Sekretaris MUI Kota Solo masa khidmah 2017-2022 itu.

Lebih lanjut Muqorrobin menjelaskan bahkan tidak ada sedetik pun atau kurang dari itu yang dipergunakan untuk yang sia-sia, lebih-lebih sesuatu yang bertentangan dengan ajaran agama Islam. Kehidupan dunia ini tak selamanya, semua akan cepat berlalu.

“Kita semua saat ini masih bisa beramal baik, kita tidak tahu batas usia kita, maka bagaimana menggunakan waktu sebaik-baiknya berbakti pada Allah, lewat tholabul ‘ilmi, amal saleh yang sifatnya individual, maupun amal saleh sosial, baik untuk kepentingan diri pribadi, maupun keluarga, ataupun untuk masyarakat luas,” tuturnya.

Sekretaris PTT Jatmiko mengungkapkan pencapaian kehadiran dan keaktivan peserta tetap harus dibantu berbagai pihak terkait agar bisa berjalan secara maksimal dan optimal.

The post appeared first on Joglosemar News.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan joglosemarnews.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab joglosemarnews.com.
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA