Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Gejala Tubuh Terkena Parasit Cacing Pita (2-Habis)

Selasa 01 Oct 2019 10:55 WIB

Rep: Farah Noersativa/ Red: Indira Rezkisari

Cacing pita

Cacing pita

Foto: wikimedia
Larva cacing pita dapat lari ke hati dan berkembang menjadi kista.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Memakan makanan yang belum matang seluruhnya seperti daging steak setengah matang, atau sushi, dan juga telur setengah matang, memberikan potensi adanya cacing pita yang masuk ke dalam tubuh. Lalu, apa ciri-ciri tubuh yang terkena parasit ini?

Dilansir dari laman The Healthty, berikut ciri-cirinya:

Mendambakan makanan kotor dan garam
Cacing pita bisa membuat Anda mendambakan sesuatu yang tidak bisa dimakan, seperti makanan yang kotor. “Gairah garam atau kotoran, juga disebut pica, dapat menjadi pertanda tetapi, sekali lagi, ada kondisi lain yang lebih umum yang dapat menyebabkan hal itu,” kata Dr. Ribeiro.

Bobot tubuh susut
Cacing pita dapat tumbuh hingga ratusan kaki panjangnya. Cacing pita juga dapat menghilangkan nutrisi tubuh saat mereka tumbuh

Jadi, jika Anda kehilangan berat badan tanpa berusaha, mungkin itu saatnya untuk menemui dokter. "Penurunan berat badan dan perubahan kebiasaan buang air besar bisa memprihatinkan," kata Donald Tsynman, MD, dari NewYork-Presbyterian di wilayah metropolitan New York.

Kehilangan nafsu makan
Tidak merasa sangat lapar? Cacing pita dapat menyebabkan Anda merasa sakit dan kehilangan nafsu makan. Hal ini disebabkan karena iritasi yang terjadi pada usus. Dalam beberapa kasus, parasit bahkan dapat menyebabkan muntah atau diare pada pasien.

Kerusakan liver atau hati
Larva cacing pita dapat melarikan diri ke hati dan berkembang menjadi kista. Menurut Dr. Sonpal, jika parasit terus tumbuh, mereka dapat mengurangi suplai darah ke bagian hati yang sehat dan merusak fungsi hati secara keseluruhan.

Penyumbatan usus
Cacing pita bisa menjadi lebih besar dan mengambil lebih banyak dari sistem pencernaan. Seiring dengan itu, pada akhirnya, menurut Dr. Sonpal, hal itu dapat menyebabkan penyumbatan dalam sistem pencernaan.

Misalnya, itu bisa memblokir usus buntu atau saluran empedu dan pankreas. Jika saluran menjadi tersumbat, Anda dapat mengembangkan penyakit kuning, di mana kulit menguning yang disebabkan oleh penumpukan bilirubin dalam darah atau pankreatitis. Penyumbatan usus juga dapat menyebabkan sembelit sementara pankreatitis melibatkan sakit perut yang parah.

Tidak ada gejala sama sekali
Salah satu hal paling menakutkan tentang parasit seperti cacing pita adalah bahwa Anda mungkin tidak memiliki gejala sama sekali. “Artinya, persentase pasti dari cacing pita yang asimptomatik tidak sepenuhnya diketahui, tetapi diterima bahwa mayoritas pasien akan asimptomatik. Ini karena selagi parasit tumbuh dan membuat hubungannya dengan ususmu menjadi kuat, ia diam,” kata Dr. Sonpal.


Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA