Thursday, 5 Rabiul Awwal 1442 / 22 October 2020

Thursday, 5 Rabiul Awwal 1442 / 22 October 2020

Pascagempa Maluku, Layanan BRI Kembali Normal

Ahad 29 Sep 2019 18:15 WIB

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Gita Amanda

Suasana bangunan Pasar Apung Desa Tulehu yang roboh akibat gempa bumi di Ambon, Maluku, Kamis (26/9/2019).

Suasana bangunan Pasar Apung Desa Tulehu yang roboh akibat gempa bumi di Ambon, Maluku, Kamis (26/9/2019).

Foto: Antara/Izaac Mulyawan
Dua kantor BRI di Baguala dan Tulehu sempat mengalami kerusakan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Layanan Bank Rakyat Indonesia (BRI) kembali berjalan normal di Ambon, Maluku, setelah gempa bumi berkekuatan 6,8 skala Richter melanda kota tersebut pada Kamis (26/9) lalu. Sebelumnya, dua kantor BRI di Baguala dan Tulehu sempat mengalami kerusakan.

"Untuk layanan perbankan kita sudah berjalan normal dan semua unit kerja sudah oprasional seperti biasa," ujar Corporate Secretary Bank BRI, Hari Purnomo, Ahad (29/9).

Selain itu, saat ini layanan e-channel BRI di Ambon juga sudah bisa digunakan dengan normal. Menurut Hari, Bank BRI terus berupaya memberikan layanan perbankan kepada masyarakat di wilayah terdampak agar kegiatan perekonomian dapat segera berangsur pulih.

Sebagai wujud kepedulian dan untuk meringankan beban para korban gempa, Bank BRI juga telah menyalurkan bantuan tahap awal tanggap darurat berupa sembako dan obat-obatan. Hari berharap bantuan-bantuan tersebut dapat meringankan beban para pengungsi sekaligus mempercepat pemulihan di sana.

“Kehadiran Bank BRI di tengah masyarakat Ambon yang tertimpa musibah bencana gempa bumi merupakan bentuk kepedulian sosial perusahaan," tutup Hari.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA