Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

Ketika Rasulullah SAW Hendak Bepergian

Selasa 23 Jul 2019 13:31 WIB

Red: Agung Sasongko

Rasulullah

Rasulullah

Foto: Wikipedia
Sepanjang perjalanan Rasulullah SAW tak lepas dari zikir dan doa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Shaleh Ahmad Asy-Syaami dalam buku /Berakhlak dan Beradab Mulia/, sepanjang perjalanan, Rasulullah juga tidak lepas dari berzikir dan berdoa. Nabi SAW dan para sahabat ketika melintasi sebuah jalan yang menanjak di pegunungan atau bukit, misalnya, maka akan mengumandangkan takbir. Lalu ketika turun, mereka bertasbih, layaknya orang yang sedang shalat.

Waktu pemberangkatan pun penting diperhatikan. Rasulullah SAW membenci bepergian, apalagi dilakukan sendirian, pada malam hari. Sabda beliau, ''Seandainya manusia mengetahui keburukan ketika sendirian seperti yang aku ketahui, maka tidak akan ada orang yang berjalan sendirian pada malam hari.'' (HR Bukhari)

Jika sudah datang dari perjalanan jauh, seperti tertera dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, hal pertama yang Rasulullah lakukan adalah menuju masjid, bila di Madinah, adalah ke masjid beliau, untuk shalat dua rakaat. Setelah itu, barulah beliau menerima kedatangan para sahabat serta umat yang ingin mengucapkan selamat datang.

Kedatangan beliau dari perjalanan jauh biasanya berlangsung pada pagi hari. Hal tersebut bukan tanpa alasan. Nabi SAW tidak suka mendatangi keluarganya bila datang dari perjalanan jauh pada malam hari, bahkan beliau melarang hal tersebut.

Diriwayatkan dari Anas RA, bahwa Rasulullah tidak menemui keluarganya pada malam hari, namun beliau menemui mereka pada waktu pagi atau senja hari. (HR Bukhari dan Muslim)

Tak hanya itu, papar Shaleh Ahmad Asy-Syaami, umat juga dianjurkan untuk mengantarkan orang yang hendak melakukan perjalanan jauh. Dulu, ada seorang sahabat yang hendak bepergian, maka Rasulullah mengucapkan doa kepadanya, ''Saya memohon kepada Allah agar menjaga agama, amanat dan penutup amalmu.''

Pun kepada orang-orang yang menyambut kedatangan beliau dari perjalanan jauh, Nabi SAW memberikan sambutan hangat juga pelukan. Kepada anggota keluarga yang menyambutnya, beliau tidak lupa memberikan ciuman hangat sebagai rasa syukur kepada Allah SWT yang telah mempertemukan mereka kembali dalam keadaan sehat wal'afiat.

sumber : Dialog Jumat Republika
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA