Monday, 24 Muharram 1441 / 23 September 2019

Monday, 24 Muharram 1441 / 23 September 2019

Pesantren Nuu Waar Cetak Hafiz Alquran

Senin 17 Jun 2019 22:42 WIB

Rep: Muhammad Tiarso/ Red: Agung Sasongko

Masjid Agung Nuu Waar.

Masjid Agung Nuu Waar.

Foto: ROL/Agung Sos
metode pembelajaran di Pesantren ini lebih menekankan kepada hafalan Alquran.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Presiden Yayasan Al Fatih Kaffah Nusantra (AFKN), Ustaz Fadzlan Gharamatan menjelaskan, dalam metode pembelajaran yang ada di Pesantren Nuu War tak begitu jauh berbeda dengan sekolah lain pada umumnya.

Namun metode pembelajaran di Pesantren ini lebih menekankan kepada hafalan Alquran bagi para santrinya.

Baca Juga

"Tidak kau berbeda dengan sekolah lainya, ada mata pelajaran umumnya. Mereka juga ikut Ujian Nasional. Selain itu, jenjang kenaikan kelas di lihat juga dari Hafalan Alquran dan Hadits," Ujarnya.

Ustaz Fadzlan pun meyakini para santrinya tidak kalah hebat dengan santri atau siswa di sekolah lainnya. Menurutnya, dengan pembelajaran Alquran yang baik, Insya Allah mereka punya modal lebih baik. Bahkan, hingga hari ini Pesantren Nuu War sudah menghasilkan 3543 santri yang lulus dan bergelar sarjana.

Ia pun menambahkan, untuk target saat ini,  Pesantren Nuu War akan memperbanyak santri dan juga guru. Menurutnya, Pesantren Nuu War masih membutuhkan banyak guru untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar.

"Seharusnya kita punya banyak guru, karena santri nya cukup banyak. Kami ingin satu guru bisa mengajar dan membimbing hingga 20 santri," Kayanya.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA