Muhammadiyah: Idul Fitri Momentum Islah

Rep: Ratna Ajeng Tejomukti/ Red: Teguh Firmansyah

 Kamis 30 May 2019 21:36 WIB

Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu'ti Foto: Republika Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu'ti

Saatnya merajut kebersamaan untuk kemajuan umat dan bangsa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Muhammadiyah telah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1440 jatuh pada Rabu, 5 Juni 2019.  Sekjen Muhammadiyah Abdul Mu'ti mengatakan umat Islam hendaknya menjadikan momentum Idul Fitri untuk bersilaturrahim, saling memaafkan, dan memperkuat persaudaraan.

"Idul Fitri adalah momentum melakukan islah, terutama setelah Pemilu yang menimbulkan ketegangan politik. Saatnya merajut kebersamaan untuk kemajuan umat dan bangsa," jelas dia kepada Republika.co.id, Kamis (30/5).

Umat Islam, kata ia, semestinya merayakan Idul Fitri sesuai dengan tuntunan Syariat Islam, mengumandangkan takbir dan menunaikan Shalat Idul Fitri dengan penuh hidmat.

Dalam merayakan Idul Fitri hendaknya tetap sederhana, tidak berlebihan, menjaga ketertiban, dan memelihara kebersihan lingkungan.

Baca Juga

Play Podcast X