Wednesday, 25 Jumadil Akhir 1441 / 19 February 2020

Wednesday, 25 Jumadil Akhir 1441 / 19 February 2020

Eko Yuli Fokus Perbaiki Angkatan di Kejuaraan Dunia

Kamis 09 May 2019 03:17 WIB

Red: Israr Itah

Lifter Indonesia  Eko Yuli  Irawan   mengigit medali emas usai memenangkan  pertandingan di cabang angkat besi putra nomor 62 Kg Asian Games 2018 di Hall A Kemayoran, Jakarta, selasa (21/8).

Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan mengigit medali emas usai memenangkan pertandingan di cabang angkat besi putra nomor 62 Kg Asian Games 2018 di Hall A Kemayoran, Jakarta, selasa (21/8).

Foto: Republika/Iman Firmansyah
Eko Yuli juga sedang memasuki tahap pemulihan pascacedera.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Atlet angkat besi Eko Yuli Irawan mengaku fokus memperbaiki total angkatan pada Kejuaraan Dunia Senior Angkat Besi 2019. Kejuaraan akan berlangsung di Pattaya, Thailand, September.

"Kalau saat ini saya fokus untuk memperbaiki total angkatan dulu, kemarin kan sempat turun tuh pas di Cina rata-rata dari total angkatan di bawah 300 kilogram," kata Eko Yuli saat ditemui di Mess Kwini, Jakarta, Rabu (8/5).

Selain fokus memperbaiki total angkatan, Eko Yuli juga sedang memasuki tahap pemulihan pascacedera. "Kalau program sekarang masih dalam tahapan pemulihan cedera dulu, jadi latihannya belum masuk ke teknik-tekniknya," ujar Eko menambahkan.

Pemegang rekor dunia clean and jerk dengan total angkatan 317 kg itu mengalami cedera pada bagian engkel pada Kejuaraan Asia di China beberapa waktu lalu. Saat ini kondisi dia berangsur membaik dan mulai meningkatkan kualitas angkatan.

Untuk mengejar tiket Olimpiade Tokyo, Eko Yuli tidak mamasang target peringkat, namun lebih fokus mengumpulkan poin Olimpiade terlebih dahulu.

"Buat Olimpiade sih yang penting masuk peringkat tujuh dunia, dan tentu mengikuti setifaknya lima dari enam kejuaraan dengan total angkatan di atas 310 kilogram," ujar Eko Yuli menegaskan.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA