Rabu 17 Jan 2018 12:54 WIB

Komunitas Muslim Takut Dampak Hoaks

Rep: umi nur fadhilah/ Red: Esthi Maharani
Berita bohong atau hoax.
Foto: kemkominfo
Berita bohong atau hoax.

REPUBLIKA.CO.ID, KANADA -- Muslim Kanada khawatir terhadap dampak berita bohong ihwal tindakan kebencian yang menimpa remaja Muslim berhijab. Beberapa waktu lalu, polisi Kanada melaporkan ada seorang gadis Muslim berusia 11 tahun dari Toronto, Kwalah Noman mengklaim mengalami serangan di tempat umum.

Berdasarkan keterangan polisi, gadis Muslim itu diserang berulang-ulang oleh seorang pria yang berusaha memotong jilbabnya di tempat umum. Berita tersebut memicu kekhawatiran kalangan komunitas Muslim Toronto. Namun, ternyata berita itu hanyalah berita bohong. Hal itu memicu kemarahan komunitas Muslim setempat.

Dilansir dari The Daily Caller pada Rabu (17/1), berita bohong itu justru menyebabkan diskriminasi pada komunitas Muslim. Anggota Dewan Wanita Muslim Kanada (CCMW), Sabrine Azraq mendesak masyarakat turut memerangi berita bohong.

"Ini mungkin, digunakan melemahkan umat Islam dan berbicara menentang Islamofobia," kata Azraq kepada CTV News.

Seorang aktivis hak asasi manusia, Amira Elghawaby mengungkapkan, ketakutannya terhadap potensi reaksi balik dari berita bohong itu. Selain itu, ia mengatakan, saat ini komunitas Muslim Kanada dipenuhi kegelisahan jelang peringatan ulang tahun pengeboman masjid di Quebec pada 29 Januari.

Anggota Elghawaby dan CCMW, Sabreena Ghaffar-Siddiqui, meminta masyarakat untuk mempertimbangkan Kwalah Noman dan menahan diri tidak menargetkan seorang gadis berusia 11 tahun.

Kisah awal Noman memicu kemarahan publik atas apa yang dianggap sebagai kejahatan kebencian yang sebenarnya. Norman mendapat komentar simpatik dari internasional dan Perdana Menteri Justin Trudeau.

Ketika berita pecah, ternyata peristiwa yang menimpa Norman hanya kebohongan. Sebuah kecaman atas insiden tersebut pecah, dengan beberapa kritikus diduga menargetkan Noman.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement