Senin 31 Jul 2017 13:30 WIB

Yuk, Check Up Kesehatan Keuangan Keluarga

Ustaz Thuba Jazil mengupas kajian ekonomi syariah di Masjid Alumni IPB Bogor.
Foto: Dok Masjid Alumni IPB
Ustaz Thuba Jazil mengupas kajian ekonomi syariah di Masjid Alumni IPB Bogor.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Islam memandang kesehatan tidak hanya pada aspek lahiriyah, tetapi juga berimbang pada aspek batiniah. Sehat material dan sehat spiritual merupakan elemen penting untuk keberlangsungan hidup menuju falah.

Menurut dosen bisnis dan manajemen Islam STEI SEBI Thuba Jazil bin Damanhuri, keluarga Muslim dinyatakan sehat apabila dapat melaksanakan segala kegaitan baik ibadah mahdhoh muaupun ghairu mahdhoh sesuai dengan ketentuan  syariah. “Sehat jasmani didorong dengan sehat rohani dan saling terkait satu sama lainnya,” kata Thuba Jazil, Senin (31/7).

Thuba menambahkan, satu aspek penting yang jarang dibahas dalam keluarga Muslim adalah kesehatan keuangan keluarga syariah. Untuk melihat sejauh mana kesehatan keuangan keluarga Muslim dapat diukur dengan indikator-indikator sederhana.

“Indikator kesehatan keuangan keluarga Muslim diturunkan dalam rasio-rasio untuk melihat tingkat kesehatannya seperti rasio utang, rasiolikuiditas, rasio reservasi dan rasiopensucian,” tutur Thuba yang juga Peneliti Senior CIBEST IPB.

Untuk melihat kesehatan keuangan keluarga, Thuba Jazil akan membahas tema tersebut pada kajian Ekonomi Syariah bertajuk “Check Up Keuangan Anda: Sehat atau Sakit? (Perspektif Syariah)”. Kajian tersebut akan diadakan di Masjid Alumni IPB, Botani Square, Bogor, Jawa Barat, Senin (31/7), ba’da Maghrib.

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Alumni IPB Iman Hilman mengatakan, kajian ekonomi syariah tersebut terbuka untuk umum dan gratis. “Setiap hari Masjid Alumni IPB menggelar kajian Islam dengan tema dan nara sumber yang berbeda-beda. Semua kajian tersebut gratis dan terbuka untuk umum. Kami mengundang kaum Muslimin untuk menghadiri kajian-kajian Islam yang digelar di Masjid Alumni IPB,” tutur Iman Hilman.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement