Senin, 17 Sya'ban 1440 / 22 April 2019

Senin, 17 Sya'ban 1440 / 22 April 2019

Janji-Janji Jokowi dan Prabowo di Kampanye Terbuka Perdana

Senin 25 Mar 2019 09:17 WIB

Rep: Rizkyan Adiyudha, Bambang Noroyono/ Red: Elba Damhuri

Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) menyapa warga saat tiba di Stadion Maulaya Yusuf untuk menghadiri Kampanye Terbuka di Ciceri, Serang, Banten, Ahad (24/3/2019).

Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) menyapa warga saat tiba di Stadion Maulaya Yusuf untuk menghadiri Kampanye Terbuka di Ciceri, Serang, Banten, Ahad (24/3/2019).

Foto: Antara/Asep Fathulrahman
Jokow-Amin dan Prabowo-Sandi memulai kampanye terbuka di daerah-daerah.

REPUBLIKA.CO.ID, SERANG – Masa kampanye terbuka mulai dimanfaatkan masing-masing calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres), Ahad (24/3). Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) membuka kampanyenya di Serang, Banten, sementara capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menyapa pendukungnya di Manado, Sulawesi Utara.

Jokowi mengawali kampanye terbuka dengan menyapa para pendukungnya di Stadion Maulana Yusuf, Cicera, Serang. Dalam kesempatan itu, Jokowi kembali mempromosikan tiga kartu sakti yang diinisiasi beberapa waktu lalu.

"Tapi, ini adalah program baru yang akan kita laksanakan mulai tahun depan, setelah kita semua melewati pilpres pada 17 April nanti," kata Jokowi saat menyampaikan orasi politiknya di depan massa peserta kampanye.

Program tiga kartu sakti yakni berkaitan dengan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Kartu Sembako Murah, dan Kartu Prakerja. Jokowi mengatakan, anak-anak lulusan SMA, SMK, hingga perguruan tinggi diminta untuk mencari kartu prakerja guna menerima kepastian mendapat pekerjaan.

photo

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyapa simpatisannya saat melakukan kampanye terbuka di Lapangan Karebosi Makassar, Sulawesi Selatan, Ahad (24/3/2019).

Dia mengatakan, kartu tersebut nantinya akan memberikan pelatihan baik di kementerian, BUMN atau Balai Latihan Kerja (BLK). Jokowi melanjutkan, pelatihan itu nantinya akan dilakukan baik di dalam maupun di luar negeri guna memudahkan mencari pekerjaan.

"Tapi, kalau belum dapat pekerjaan akan ada insentif honor enam bulan hingga satu tahun sampai dapat kerja," kata Jokowi.

Kartu lainnya yang diperkenalkan adalah Kartu Sembako Murah. Jokowi juga kembali mengampanyekan KIP Kuliah. Dia mengimbau, warga yang tidak mampu tapi ingin berkuliah, mencari kartu tersebut.

Dalam kampanye perdana itu, Jokowi juga melakukan simulasi pencoblosan surat suara. Mantan gubernur DKI Jakarta itu mempraktikkan di depan massa pendukungnya untuk memberikan suara mereka kepada dirinya dan Ma'ruf Amin selanjutnya memasukkan kertas ke kotak suara.

"Saya titip, ingat bahwa hari Rabu 17 April itu jangan lupa pilih yang baju putih, saya ulang pilih yang baju putih karena putih adalah kita," kata Jokowi.

Sementara, hadir dalam kampanye terbuka perdana itu adalah Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PSI Grace Natalie, Ketua Umum PKPI Diaz Hendroproyono, serta Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo.

Kegiatan itu juga dihadiri Ketua TKN KIK Erick Thohir dan Ketua Harian TKN Moeldoko. Hadir pula Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Cawapres nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin batal menghadiri kampanye terbuka perdana itu karena harus menghadiri haul ibundanya.

Masa kampanye politik dan iklan kampanye pemilu terbuka akan dimulai pada Ahad (24/3) hingga 13 April 2019.

Sedangkan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto mengingatkan pentingnya persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ungkapan tersebut menjadi pesan politik utamanya di masa kampanye terbuka Pemilu 2019, Ahad (24/3).

Prabowo memilih Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), sebagai tempat pertama kampanye terbuka. Dalam orasinya di Lapangan Ternate Baru, ia menegaskan kepada para pendukungnya agar menghindari politik adu domba dan politik pecah belah.

Ia meminta agar para pendukungnya menjadi pelopor persaudaraan sesama masyarakat. "Torang semua basudara," kata Prabowo berbahasa Minahasa di hadapan para pendukung. Artinya, "kita semua bersaudara".

Kota Manado merupakan tanah kelahiran ibunya, Dora Marie Sigar. Sebagai putra dari perempuan berdarah Manado, Prabowo mengklaim dirinya punya darah Minahasa. Pesan politik persatuan, selama ini memang menjadi pesan yang selalu ia ingatkan saban orasi politik.

Pesan tersebut ia nilai menjadi penting melihat situasi masyarakat menjelang Pemilu 2019 yang terpolarisasi lantaran pilihan politik dan aksi dukung-mendukung pasangan capres-cawapres.

Selain soal persatuan, Prabowo juga menyinggung beberapa hal yang menjadi misinya jika terpilih menjadi presiden. Salah satunya soal penegakan hukum dalam masalah korupsi. Prabowo menegaskan, korupsi menjadi penyakit yang membuat Indonesia terpuruk.

Korupsi yang kronis, menjangkit masyarakat menjadi miskin dan tak punya kesejahteraan. Padahal, kata dia, banyak para ahli yang dimiliki Indonesia untuk bisa membuat rakyat makmur. Namun, terhalang oleh budaya korupsi yang akut. Selain di Manado, pada hari pertama kampanye terbuka, Ahad (24/3), Prabowo juga menyambangi Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Sementara itu, ribuan anak muda menghadiri kampanye terbuka cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno di Sasana Manggala Sukowati, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Ahad (24/3). Kegiatan kampanye terbuka dikemas dalam pameran dan diskusi kewirausahaan bertajuk Sragen Young Entrepreneur Summit (YES) 2019.

Acara Sragen YES 2019 tersebut digagas oleh KAHMIPreneur. Sragen menjadi kota ketiga setelah Surabaya dan Bandung. Ajang Sragen YES 2019 merupakan forum kaum milenial kreatif bertemu dengan para pengusaha muda sukses dari berbagai sektor bisnis tingkat menengah ke atas serta nasional. Selain itu, sebagai sarana untuk berbagi akses teknologi, pembiayaan dan pemasaran.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA