Sunday, 14 Ramadhan 1440 / 19 May 2019

Sunday, 14 Ramadhan 1440 / 19 May 2019

ACT Siapkan Van Makanan untuk Berbuka di Kepri

Rabu 24 Apr 2019 17:55 WIB

Red: Gita Amanda

Food Van ACT. (Ilustrasi)

Food Van ACT. (Ilustrasi)

Foto: Dok ACT Sumbar
ACT akan menyiapkan makanan dan menyebarkannya melalui program Food Van.

REPUBLIKA.CO.ID, BATAM -- Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kepulauan Riau menyiapkan van makanan (Food Van) untuk menyajikan santapan berbuka puasa bagi masyarakat selama Ramadhan 1440 Hijriah. ACT akan menyiapkan makanan dan menyebarkannya ke tempat-tempat sasaran menggunakan mobil van, sesuai dengan nama program Food Van.

Baca Juga

"Food Van yang menjadi program rutin setiap pekan akan kami maksimalkan selama Ramadhan untuk menyajikan santapan berbuka puasa," kata Program Implementator ACT Kepri, Intan Komalasari di Batam, Kepulauan Riau, Rabu (24/4).

Ia mengatakan ACT telah memetakan wilayah untuk membagikan makanan berbuka puasa di penjuru Kepri, namun masih belum dapat mengumumkannya. "Food van akan terus kami jalankan dengan menyasar titik-titik penerima manfaat," kata dia.

ACT menggandeng Amanah Catering untuk menjalankan program itu di seluruh wilayah Kepri. Selain Food Van, pada ACT juga menyelenggarakan berbagai program menyambut dan sepanjang Ramadhan, di antaranya kapal Ramadhan dan titian negeri.

"Di kapal Ramadhan nantinya kami akan membagikan paket sembako, paket baju Lebaran, pemeriksaan kesehatan," kata dia.

Di tempat yang sama, Branch Manager ACT Kepri mengajak seluruh masyarakat Kepri bersama-sama menyalurkan infaknya untuk seluruh program ACT dalam program Ramadhan, Marhaban ya Dermawan. Ia tidak menargetkan jumlah derma yang dikumpulkan untuk disalurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan.

"ACT tidak membatasi. Untuk Food Van, satu kotak seharga Rp 35 ribu. Kami akan salurkan sesuai dengan permintaan donatur," kata dia.

Dia optimistis dapat mengumpulkan banyak sumbangan dari masyarakat sepanjang Ramadhan, karena pada Bulan Suci, orang berlomba-lomba berbuat kebaikan. Marhaban ya Dermawan, adalah momentum. Karena menurutnya saat Ramadhan orang berinfak tidak berhitung, karena diganjar (kebaikan) berlipat ganda.

Sumber : antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA