Monday, 17 Sya'ban 1440 / 22 April 2019

Monday, 17 Sya'ban 1440 / 22 April 2019

Dompet Dhuafa Kolaborasi dengan Penyedia Kuliner di Kereta

Selasa 29 Jan 2019 13:49 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Dwi Murdaningsih

Suasana di stasiun kereta api.

Suasana di stasiun kereta api.

Foto: Yusuf Assidiq.
Setiap makanan bertanda khusus akan disumbangkan untuk masyarakat tak mampu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dompet Dhuafa berkolaborasi dengan PT Reska Multi Usaha (PT RMU) yang menyediakan jasa kuliner di kereta. Kolaborasi tersebut bertujuan untuk memudahkan konsumen yang ingin berbagi kepada sesama yang membutuhkan bantuan.

Direktur Utama Dompet Dhuafa Filantropi Imam Rullyawan mengatakan Dompet Dhuafa selalu melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam rangka mengangkat martabat kaum dhuafa. PT RMU bekerja sama dengan Yayasan Dompet Dhuafa menghadirkan program Reska Berbagi.

"Jadi setiap pembelian produk makanan di atas kereta yang bertanda khusus, berarti turut menyumbangkan Rp 1.000 untuk dapur keliling (Dompet Dhuafa) yang diperuntukan membantu masyarakat di daerah bencana atau masyarakat kurang mampu," kata Imam melalui keterangan tertulis kepada Republika.co.id, Selasa (29/1).

Ia menegaskan, Dompet Dhuafa akan selalu menjalin hubungan baik dengan siapa pun. Dompet Dhuafa sebagai filantropi Islam memiliki banyak program di seluruh Indonesia. Dompet Dhuafa selalu menyebarkan manfaat kepada kaum dhuafa di Indonesia.

Dompet Dhuafa juga menginformasikan, PT RMU sebagai salah satu anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero menghadirkan inovasi baru berupa bungkus makanan ramah lingkungan dan mudah diurai oleh alam. Bertajuk Reska Ramah Lingkungan, mereka meluncurkan program Go Green.

Program Go Green mengubah seluruh kemasan makanan yang semula menggunakan kemasan berbahan dasar plastik menjadi kemasan berbahan dasar kertas atau Green Pack. Inovasi tersebut  merupakan bagian dari upaya mendukung kelestarian lingkungan dan meningkatkan pelayanan ramah lingkungan.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA