Selasa 20 Jun 2017 12:11 WIB
Hari Zakat Nasional 2017

Fozwil Jabar Kampanyekan 'SayaMuslimSayaBayarZakat'

Fozwil Jabar Kampanyekan 'SayaMuslimSayaBayarZakat'
Fozwil Jabar Kampanyekan 'SayaMuslimSayaBayarZakat'

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gaung Zakat kian membumi di tanah air, terlebih di bulan Ramadhan. Di bulan mulia ini pula, tepatnya setiap tanggal 27 Ramadhan, diperingati sebagai Hari Zakat Nasional.

"Hari Zakat Nasional adalah momentum refleksi bagi bangsa ini, sudah sejauh mana zakat  bisa  berperan sesuai harapan, atasi persoalan-persoalan sosial di tengah masyarakat?" ungkap Ketua Forum Zakat Wilayah (Fozwil) Jabar, Herman dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Selasa (20/6).

Beragam publikasi, kata Herman, banyak mengulas soal potensi zakat di tanah air. Namun sudah seberapa besar potensi itu tergali, dan lalu dikelola dengan beragam program yang solutif bagi penyelesaian masalah-masalah keumatan?

Masih menurut  Herman, jika mengacu data yang dirilis Baznas tahun 2015, potensi zakat di Jabar sebesar Rp 17 triliun, atau enam persen dari potensi zakat nasional Rp 286 triliun. "Luar biasa besar, namun  jika melihat realisasinya dari laporan-laporan lembaga-lembaga zakat resmi yang ada, yang masih berkutat di kisaran 1-2 persen saja dari potensi yang ada, tentu membuat kita masih mengelus dada," kata dia.

Maka, momentum Hari Zakat Nasional, musti menjadi refleksi bersama. "Potensi yang ada boleh jadi memang sebesar itu. Namun, opini positif yang digaungkan ke tengah masyarakat untuk berzakat melalui lembaga, belum berbanding lurus dengan perubahan perilaku muzakki untuk menunaikan zakatnya ke lembaga," ungkap Herman. Selain itu, masih menurut Herman, program-program penyaluran yang dibuat di berbagai lembaga zakat yang ada, harus mampu membawa efek bola salju, menjawab persoalan-persoalan sosial yang ada di tengah masyarakat.

"Karenanya di momen hari zakat nasional 2017 ini, kami kampanyekan tema #SayaMuslimSayaBayarZakat, sebagai upaya mengetuk pintu para muzakki (wajib zakat), agar bersegera tunaikan kewajibannya berzakat, melalui lembaga terpercaya. Dengan demikian, besar harapan, semoga ke depan zakat bisa menjadi salah satu instrumen penting di negeri ini, tuntaskan beragam problematika sosial masyarakat," ucap Herman.

Forum Zakat Wilayah (Fozwil) Jabar adalah sebuah forum yang menghimpun lembaga-lembaga Zakat di Jawa Barat, antara lain: Rumah Amal Salman, Dompet Peduli Umat DT, Sinergi Foundation (SF), Pusat Zakat Umat (PZU), Rumah Zakat, Dompet Dhuafa Jabar, Inisiatif Zakat Indonesia, Yatim Mandiri, dan beberapa lembaga zakat lainnya. Pada kesempatan peringatan Hari Zakat Nasional 2017 ini pula, digelar aksi bersama pembagian 350 paket Tunjangan Hari Raya (THR) berupa sembako, untuk 350 Yatim dan dhuafa di wilayah terdampak bencana banjir bandang di Cimanuk, Garut, Jawa Barat.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement