Thursday, 25 Safar 1441 / 24 October 2019

Thursday, 25 Safar 1441 / 24 October 2019

Dapat Kado Lebaran Rumah Zakat, Arif Tanggalkan Botol Bekas

Senin 03 Jun 2019 08:54 WIB

Red: Gita Amanda

Arif salah satu penerima Kado Lebaran Yatim dari Rumah Zakat.

Arif salah satu penerima Kado Lebaran Yatim dari Rumah Zakat.

Foto: Rumah Zakat
Arif biasanya menggunakan botol bekas air mineral untuk membawa minum ke sekolah.

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL -- Arif Nur Hidayat adalah putera dari Purwanto (Almarhum) dan Margiyanti yang bertempat tinggal di Dusun Guwo, Desa Triwidadi, Kecamatan Pajangan dan Kabupaten Bantul. Pagi ini Relawan Rumah Zakat berkesempatan untuk memberikan paket Kado Lebaran Yatim kepada Arif.

Arif dan ketiga saudaranya tinggal di rumah sederhana yang terbuat dari papan kayu dan beralaskan tanah. Purwanto telah meninggal sekitar empat tahun lalu karena kanker darah. Kini untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan biaya sekolah, Margiyanti (32 tahun) bekerja sebagai penjahit kerajinan dengan upah rata-rata Rp 800 ribu per bulan.

Biarpun dalam keterbatasan ekonomi disela-sela kesibukannya mencari nafkah, Margiyanti selalu menanamkan pemahaman agama untuk putra-putrinya dan sering sekali membantu TPA di Mushola Al Ikhlas di dusunnya.

Baca Juga

"Kini Arif akan naik kelas ke kelas 6, tentunya ini akan membuat saya harus lebih tekun dalam usaha, sebagai persiapan biaya Arif tahun depan yang akan masuk ke SMP," tutur Margiyanti.

photo
Arif mendapat botol minum sebagai salah satu Kado Lebaran Yatim yang diterimanya dari Rumah Zakat.

Sementara Arif mengaku sangat senang mendapat Kado Lebaran Yatim dari Rumah Zakat. Tentunya ini sangat membantu untuk bersekolah.

"Saya suka tas dan tempat minumnya. Biasanya saya hanya pake botol bekas air mineral. Terima kasih Pak Bimo Seni Sanjaya dan Rumah Zakat atas bantuannya kepada saya, semoga semakin sukses," ucap Arif dengan bahagia.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA